Berita

Pertahanan

Marsekal Hadi: Perasaan Saya Plong!

KAMIS, 07 DESEMBER 2017 | 17:18 WIB | LAPORAN:

Marsekal Hadi Tjahjanto tinggal menunggu dilantik oleh Presiden Joko Widodo agar resmi menjadi Panglima TNI setelah disetujui DPR pada rapat Paripurna DPR RI.

Marsekal Hadi akan menggantikan posisi Jenderal Gatot Nurmantyo yang pensiun, Maret 2018 mendatang.

Dia mengaku lega telah menyelesaikan seluruh persyaratan agar lolos menjadi Panglima TNI.


"Dua hari ini saya melaksanakan proses sampai dengan paripurna mulai dari komisi I dan sore ini sudah dilaporkan ke pimpinan DPR. Sehingga perasaan saya plong. Plongnya beban pertanggung jawaban saya untuk melaksanakan fit and proper itu telah selesai. Tinggal hasilnya nanti kita tunggu," kata Hadi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12).

Selanjutnya, setelah persetujuan paripurna tersebut Pimpinan DPR akan mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo untuk segera melantik Marsekal Hadi.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan surat akan ditandatangi pimpinan DPR sore ini juga dan langsung diserahkan kepada Presiden Jokowi.

"Surat kita tandatangani dulu kemudian nanti langsung diserahkan kepada presiden. Terkait waktu pelaksanaan pelantikan itu terserah presiden," kata dia usai pimpin rapat paripurna.

Marsekal Hadi menjalani uji kelayakan dan kepatutan di ruang rapat Komisi I DPR RI, Rabu (6/12) kemarin. Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) itu diuji selama hampir lima jam.

Dalam uji kelayakan tersebut, Hadi memaparkan pola pikir visi misinya sebagai Panglima TNI. Mulai dari kondisi militer secara global, manuver Tiongkok, ancaman terorisme, hingga persoalan maritim Indonesia. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya