Berita

Foto: RMOL

Pertahanan

Resmi, Marsekal Hadi Lulus Uji Kelayakan dan Kepatutan Jadi Panglima TNI

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 17:49 WIB | LAPORAN:

Marsekal Hadi Tjahjanto lulus uji kelayakan dan kepatutan sebagai Panglima TNI. Hadi  menjalani uji kelayakan dan kepatutan di ruangan Komisi I DPR, Senayan, Jakarta selama hampir lima jam.

"Komisi I DPR RI memberikan persetujuan terhadap Marsekal Hadi sebagai TNI," ujar Ketua Komisi I DPR Abdul Haris saat konferensi pers di ruangan rapat Komisi I DPR, Senayan Jakarta, Rabu (6/12).

Abdul mengatakan, Komisi I menilai Marsekal mempunyai rekam jejak mumpuni sebagai panglima TNI AU dan dinilai memiliki kecakapan sebagai Panglima TNI.


Selain itu Komisi I juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Panglima Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun pada Maret 2018.

"Komisi I juga menyetujui pemberhentian dengan hormat panglima Jendera TNI Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI. Seraya memberikan apresiasi terhadap beliau atas dedikasi kesungguhan profesionalisme dan kecakapan sebagai panglima TNI dan kinerja yang dicapai sebagai Panglima TNI," tambahnya.

Komisi I berharap, Marsekal Hadi mampu mengembangkan dan melanjutkan capaian positif yang telah dilakukan oleh panglima Jendneral Gatot.

Abdul menjelaskan, mekanisme pemberian persetujuan calon Panglima TNI terhadap Marsekal Hadi tersebut meliputi tiga tahap.

"Yakni diawali dengan penelitian administrasi calon, dilanjutkan penyampaian visi dan misi calon dan pendalaman. Serta dianulir pengambilan keputusan melalui pandangan dari fraksi-fraksi Komisi I DPR RI," jelasnya. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya