Berita

Hadir Di DPR/RMOL

Pertahanan

Marsekal Hadi Ditanya Soal Alutsista Dan Penyelesaian Sengketa Rumah Dengan Rakyat

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 10:13 WIB | LAPORAN:

Kepala Staff Angakatan Udara (KSAU) Masekal TNI Hadi Tjahjanto sudah mulai menjalani fit and proper test sebagai calon Panglima TNI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Hadi tiba di gedung DPR pukul 09.24 WIB didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berserta Kepala Staff Angkatan Laut (KSAL) Ade Supandi dan Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) Mulyono.

Wakil Ketua Komisi I TB Hasanuddin menyampaikan ada sejumlah persoalan yang akan ditanyakan kepada Masekal Hadi saat menjalani fit and proper test nanti. Setidaknya akan ada 50 anggota Komisi I yang akan mengajukan pertanyaan kepada Masekal Hadi.


"Akan hadir sekitar 50 orang di fit and proper test ini kemudian bisa jadi masing-masing berbeda pertanyaan dengan cara masing-masing," kata Hasanuddin kepada wartatan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/12).

Ia menambahkan, pertanyaan yang kemungkinan akan diajukan kepada Masekal Hadi kemungkinan terkait pembangunan untuk alutsista.

"Kemudian kesejahteraan TNI bagaimana misalnya saja pengadaan perubahan, menyelesaikan sengketa rumah dengan rakyat. Mungkin juga berbicara soal disiplin, dan lain-lainnya tugas yang akan dilaksanakan Panglima baru," jelasnya.

Menurut pantauan RMOL, fit and proper test dilakukan di ruang rapat Komisi I Gedung DPR. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda rapat akan dimulai.

"Mungkin dibutuhkan waktu untuk pengecekan administrasi para pimpinan komisi I sekita 30 menit. Jadi 10.30 akan kita mulai kalau tepat waktu. Nanti ada paparan visi misi dari calon panglima setelah itu akan dicanangkan pendalaman dan tanya jawab," demikian Hasanuddin. [san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya