Berita

Foto/Net

Politik

Sentilan Yang Humanis, Kursi Kejut Listrik Lebih Cocok Kali...

Wapres Usulkan Anggota DPR Dapat Kursi Anti Ngantuk
RABU, 06 DESEMBER 2017 | 09:29 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kursi Anti Ngantuk buatan mahasiswa Universitas Brawijaya disambut positif Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kata Wapres, kursi tersebut pas untuk digunakan para wakil rakyat di Senayan. Akan lebih mantap lagi, kalau ada kursi anti korupsi.

Kursi anti ngantuk ini merupakan hasil penemuan dari dari tiga orang mahasiswa jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Jawa Timur. Ketiganya adalah Wahyu Tasry Naufal, Asri Anjasari, dan Prayoga Bintang Primawan.

Sebenarnya, kursi anti ngantuk ini diciptakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang disebabkan karena pengemudi yang mengantuk. Maklum, Indonesia mengalami pen­ingkatan dalam hal kecelakaan lalu lintas. Ketiganya pun terinspirasi untuk membuat kursi anti ngantuk.


Wapres JK yang hadir di Unibraw dalam acara "Seminar Nasional Hilirisasi Teknologi dan Start-Up Bisnis" mengaku kagum begitu diperlihatkan kursi anti ngantuk. Meskipun tujuan utama dari kursi tersebut untuk mence­gah terjadinya kecelakaan, JK malah punya usul lain.

"Saya minta ke Ketua DPR agar DPR disediakan tempat duduk anti-ngantuk," kata JK.

Bekas Ketua Umum Partai Golkar berlasan, selama ini banyak anggota dewan yang kerap tertangkap kamera sedang tidur saat rapat. Kreatifitas yang dibuat mahasiswa itu, kata JK memberi solusi bagi para wakil rakyat agar tetap terjaga.

"Nanti kalau dibagikan kepada anggota DPR di ruang sidang itu bagus itu," kata Jusuf Kalla menambahkan.

Meskipun terkesan bercanda, jus­tru usulan JK ini direspons warganet. "Sentilan yang humanis, sederhana tapi berisi ..tinggal bagaimana yang disentil bisa menanggapi dengan bijak & bercermin diri," kata akun @68Supriyono.

"Barakallaah Pak Jk, usulnya bagus, semoga bermanfaat untuk para wakil rakyat," tambah akun @ jefrychandra28.

"Hihi ini suatu penegasan bahwa orang-orang di DPR selalu kerjanyaa tidur yaah..." kata akun @vesty4.

"Boleh dicoba .. ha ... ha ....ha ..., Anggota DPRnya biar kerja, nggak nggantuk terus, rajin , bersemangat & cepat merampungkan RUU untuk segera disyahkan & diberi target penyelesaiannya ......gitu ..., tidak bermalas-malasan karena hanya menghabiskan uang rakyat aja..." kicau akun @gracerhesa.

"Hobi ngantuk minta tunjangan terus naik, kasih kursi yang bisa otomatis keluarkan setrum jika yang duduk pada ngantuk biar kaget," cuit akun @Nurasyor.

Namun sejumlah warganet menganggap, anti ngantuk aja masih kurang pas buat dipakai anggota dewan. "Pake kejut listrik aja. Jadi pas anggota dpr nya tertidur kursi otomatis langsung nyetrum," tutur akun @iinbangsawan.

"Diciptakan saja kursi robot yg bisa menempeleng, begitu yang duduk ngantuk langsung TEMPELENG. Just kidding," sindir akun @SuntoroJ.

"Setuju Pak, di buat kursi yang ada martilnya begitu tidur martil yang bergerak untuk bogem kepalanya," kesal akun @ArieSukito.

"Kursinya di-custom pake raket nyamuk; bisa nyetrum & bisa juga buat nabok yg ngantuk," usul akun @warungers. "Setuju...tambahin alat nampol muka," sambung akun @AyuWeko.

"Anti ngantuk apa anti santet pak? Kursi DPRkan jadi rebutan," ledek akun @triastonoA.

"Ga ngantuk percuma. Kalau orang-orangnya korupsi berjamaah sama aja. Yang dibutuhkan orang-orang yang bersih mau membangun negeri, capable, smart .Tolong dong dibuat kursi Anti Korupsi," minta akun @darsosantani.

"Saya lebih stuju kursi anti BOHONG dan anti korupsi," kata akun @HasanAlAbror5.

"Kursi anti ngantuk, kursi anti korupsi... ah banyak betul kerjaan tukang meubel yaks..." ujar akun @ abdul_charim.

Lantas seperti apa cara kerja kursi anti ngantuk ini? Cara kerja dari kursi anti ngantuk adalah membuat pengendara tetap terjaga saat berkendara.

"Prinsip kerja dari sensor detak jan­tung yang terpasang pada pergelangan tangan. Saat detak jantung di bawah angka normal, otomatis alas duduk membuat getaran untuk memicu detak jantung meningkat," kata Prayoga, salah satu pencipta kursi.

Kursi anti ngantuk yang disinggung JK aman digunakan, karena hanya berupa alas duduk dan gelang untuk pergelangan tangan. Prayoga juga menambahkan bahwa alat anti ngantuk itu tidak berbahaya saat getaran mengalir.

"Ketika bergetar, detak jan­tung meningkat, juga aliran darah. Sehingga akan tetap terjaga saat berkendara dan tetap konsentrasi," tambah Prayoga menerangkan.

Walaupun diciptakan untuk mencegah kecelakaan, masyarakat senang atas karya ketiga mahasiswa tersebut. "Inovasi luar biasa dari mahasiswa dan ide luar biasa dari Wapres DPR sangat membutuhkan kursi-kursi teesebut!" puji akun @ sonnylalwani.

"Wiidih hebat sekali ya mereka, bagaimana pak JK gk tertarik coba. Bangga sekali pasti pak JK itu," kagum akun @Putribaru.

"Hebat semakin cerdas anak bangsa sekarang,"  tambah akun @ muhyidintea. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya