Berita

Nusantara

Belum Ada Keputusan Resmi, HMI Jakarta Akan Demo Menentang Proyek Reklamasi

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 08:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya dalam waktu dekat akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Balaikota DKI Jakarta dan kantor Kemenko Kemaritiman.

Aksi bertujuan untuk menentang proyek reklamasi teluk Jakarta. Di Istana, mereka akan mendeska agar Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) agar proyek pembangunan pulau buatan tersebut bisa dihentikan segera.

"Meminta Presiden Jokowi segera mengeluarkan Keppres untuk menghentikan proyek Reklamasi Teluk Jakarta," kata pengurus Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Kepemudaan (PTKP) HMI Jakarta Raya, Iskandar Dinata, Rabu (6/12).


Tidak hanya meminta Keppres soal penghentian reklamasi saja, Iskandar juga mendesak agar Menko Kementerian Luhut Binsar Pandjaitan untuk direshuffle. Hal ini lantaran sikap Luhut yang mencabut moratorium reklamasi di Teluk Jakarta yang membuat rakyat resah.

"Meminta Presiden Jokowi untuk segera reshuffle Luhut Binsar Pandjaitan dari Menko Maritim karena sudah mencabut moratorium yang berdampak pada nasib nelayan dan kerusakan ekosistem di Teluk Jakarta," terangnya.

Kemudian kepada Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, Iskandar yang juga merupakan koordinator lapangan aksi tersebut juga didesak untuk menghentikan proyek tersebut. Apalagi salah satu janji politik Anies-Sandi adalah menghentikan proyek reklamasi.

"Pemerintah DKI harus tegas dan pastikan proyek reklamasi dihentikan. Dan segera cabut kembali izin reklamasi pulau C, D dan G yang dipegang oleh PT Kapuk Naga Indah dan PT Muara Wisesa Samudera," pungkas Iskandar. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya