Berita

Foto/Net

Nusantara

Pesantren Sumber Bunga-Situbondo Punya Cara Unik Peringati Maulid

SENIN, 04 DESEMBER 2017 | 08:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Banyak cara yang dilakukan warga untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Yang unik, terjadi di Pondok Pesantren Sumber Bunga, Seletreng, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Peringatan Maulid yang dibarengkan dengan Harlah ke 62 Ponpes ini dihiasi dengan ribuan buah-buahan.

Aneka buah-buahan tersebut digantung di bawah tenda acara dekat berkumpulnya jemaah yang akan ikut Maulid Nabi. Buah-buahan juga disusun berbentuk ancakan atau disusun untuk persembahan acara Agung. Acara Maulid Nabi yang dihadiri puluhan ribu umat Islam, baik para alumni ponpes setempat dan wali santri serta simpatisan itu dihelat di halaman Ponpes Sumber Bunga, Sabtu malam (2/12).

Buah tersebut sebagai simbol bentuk rasa syukur atas dilahirkannya manusia Agung, manusia pilihan dan kekasih Allah SWT yakni Nabi Muhammad SAW. Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Bunga, KH Zainuri bin KH Achmad Sufyan Miftahul Arifin menyampaikan, bahwa di daerah lain bukan hanya buah-buahan, tapi seperti aneka barang berharga lainnya, sesuai dengan kemampuan orang yang akan membawanya ke acara Maulid Nabi.


"Ini sebagai bentuk rasa syukur," kata dia.

Kiai muda putra dari almarhum Hadratus Syekh KH Achmad Sufyan Miftahul Arifin ini mengisahkan, di berbagai daerah perayaan maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan dengan bermacam-macam, sesuai dengan budaya dan tradisinya. Mulai dari tradisi suguhan dari hasil panen dan waktu bermaulid yaitu Shalawat Arba'in yang dilakukan setiap 40 hari. Hal itu demi kecintaannya kepada Nabi Muhammad. Dan memang sepantasnya Maulid Nabi itu dirayakan bagi umat Islam.

Tujuan dari tradisi yang sudah biasa dilaksanakan ini adalah warisan dari para ulama, yakni berupa Ancakan. Hal itu adalah bentuk penyambutan pada lahirnya Nabi Muhammad SAW. Setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tepatnya Rabiul Awal di Situbondo sudah menjadi tradisi membuat Ancakan atau bermacam- macam buah yang dihidangkan setelah didoakan diperuntukkan untuk para jemaah yang hadir. Saat itu, ribuan jemaah langsung berebut buah tersebut.

Para jemaah meyakini, bahwa buah yang sudah dibacakan doa dan shalawat itu akan membawa berkah dari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Hadir dalam Maulid Nabi tersebut, KH Faqih, dari Besuki, Situbondo dan KHR Moh Kholil As'ad Syamsul Arifin, dan segenap keluarga besar Ponpes Sumber Bunga, seperti KH Imam Qusyairi Syam, Habib Husien Al Haj, KH Zakky Abdullah dan para kiai lainnya.

Dari pejabat daerah Kabupaten Situbondo, hadir Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dan Wakil Bupati Yoyok Mulyadi serta pengurus PCNU Kabupaten Situbondo. Dalam pidatonya, Kiai Faqih menyampaikan, bahwa dalam Maulid Nabi itu untuk meneladani Rasulullah dan meniru apa yang dilakukan oleh Rasulullah.

"Bentuk kecintaan kita adalah tak bosan-bosan membaca shalawat untuk nabi," ujarnya.

Sementara itu, walau acara diguyur hujan deras, ribuan jemaah tetap setia di depan panggung untuk mengikuti acara Maulid Nabi hingga selesai. Di akhir acara, petuah dan pesan-pesan disampaikan oleh KHR Moh Kholil As'as Syamsul Arifin, Pengasuh Ponpes Wali Songo, Mimbaan Situbodno. Tidak banyak yang disampaikannya, Kiai Kholil hanya menjabarkan soal punjak iman yakni ihsan.

"Jika manusia sudah sampai pada puncak iman, tak ada yang dicinta dan diingat kecuali Allah, demi Allah dan segala sesuatu yang dilakukannya hanya karena Allah, bukan untuk siapa-siapa," katanya.

Dia juga berpesan, umat Islam untuk perbanyak baca shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya