Berita

Pertahanan

Garam Nada Tumbuhkan Semangat Nasionalisme Lewat Lagu

SENIN, 04 DESEMBER 2017 | 05:02 WIB | LAPORAN:

Banyak cara yang dilakukan untuk menggugah semangat nasionalisme. Salah satunya lewat lantunan lagu.

Seperti yang dilakukan Vokal Group "Garam Nada". Mereka mencoba mengetuk semua pihak untuk tergugah hatinya melalui lagu-lagu.

Akhir pekan lalu, "Garam Nada" hadir di tengah-tengah mahasiswa untuk mengingatkan kembali bangganya menjadi orang Indonesia. Sehingga tidak mudah terpecah belah/terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dan pihak-pihak yang tidak ingin rakyat Indonesia aman, sejahtera dan semakin jaya.


"Lagu-lagu berkarkter artinya lewat lagu-lagu yang saya ciptakan ini bertujuan dapat memasukan nilai-nilai positif kehidupan, nilai-nilai luhur bangsa Indonesia untuk dapat membangun karakter, rasa bangga menjadi anak Indonesia," ungkap Pimpinan Ansambel Musik/Vokal Group "Garam Nada" Drs. Boanerges Rismanto Aris Wibowo dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin (4/12).

Disamping lewat nyanyian berkaraker, lanjut Aris Wibowo, pihaknya juga selalu membiasakan diri untuk selalu menggelorakan yel-yel rasa kebangsaan, persatuan dan kesatuan dengan penuh semangat. Salah satunya, "Siapa Kita? Saya Pancasila, Saya Indonesia, Kita Semua Bersaudara".

Aris Wibowo mengingatkan, lagu-lagu Perjuangan dan lagu-lagu Daerah Seluruh Nusantara yang merupakan kekayaan budaya Indonesia harus selalu dijaga dan dilestarikan. "Dengan mempelajari dan menyanyikannya, kami ingin mewujudkannya," sebutnya.

Lalu mengapa dinamakan grup ini "Garam Nada"?

"Garam dalam hal ini merupakan barang sederhana yang sangat-sangat terjangkau harganya untuk seluruh lapisan masyarakat. Garam terdapat di mana-mana di rumah rakyat jelata sampai di Istana Negara, di warung-warung kecil sampai di restoran ternama di seantero dunia. Semahal apapun bahan makannanya, tanpa garam terasa hambar rasanya," jelas dia.

Semantara Nada, lanjut Aris, adalah bunyi/suara yang memiliki frekuensi/getaran yang teratur. Dan Ansambel merupakan permainan musik secara bersama-sama untuk memadukan berbagai nada menjadi suara yang harmonis enak didengar, dirasa dan indah dipandang mata, yang dapat menyegarkan jiwa, mengobati duka lara, bagi dirinya maupun yang mendengarkannya.

"Jadi Ansambel Musik “Garam  Nada“ adalah suatu wadah yang terbuka untuk siapa saja tanpa mengenal perbedaan usia, latar belakang sosial, ekonomi, suku, agama dan budaya untuk bersama-sama belajar mengolah rasa dan karsa dalam vocal dan permainan berbagai alat musik yang berbeda yang dapat bermanfaat bagi dirinya dan orang lain," pungkasnya. [sam]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya