Berita

Barang-barang yang ditemukan di dalam perut tukang becak di India/CNN

Dunia

Dokter Temukan Ratusan Koin Dan Paku Di Dalam Perut Tukang Becak Ini

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 | 12:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratusan koin dan paku ditemukan di dalam perut seorang pria di India yang baru-baru ini melakukan operasi.

Pria nahas tersebut adalah Maksood Khan, berusia 28 dan berprofesi sebagai seorang supir becak dari distrik Satna di negara bagian Madhya Pradesh, India.

Ia dirawat di Rumah Sakit Sanjay Gandhi pada tanggal 19 November lalu karena mengeluh sakit perut. Dokter mulanya mengira ia mengalami keracunan makanan. Namun hasil tes menunjukkan hal lain.


"Dia telah mengeluh sakitnya selama satu bulan terakhir. Setelah pemeriksaan umum, kami menemukan bahwa dia memiliki infeksi di perut dan tekanan darah rendah, dia dalam kondisi kritis," kata Dr. Priyank Sharma, yang memimpin operasi.

Dokter segera menemukan bahwa penyebab rasa sakitnya jauh lebih serius.

"Kami memiliki kecurigaan bahwa ada hal lain karena keluarganya telah menyatakan keraguan bahwa dia mengkonsumsi hal-hal yang tidak wajar dan tidak normal. Jadi, kami melakukan pemeriksaan sinar-X dan ultrasound di perut," tambahnya.

Hasil pemindaian menunjukkan adanya beberapa benda logam di perutnya mulai dari koin sampai pisau cukur.

Khan kemudian menjalani operasi pada 24 November lalu untuk mengeluarkan benda-benda tak lazim itu dari perutnya.

"Kami menemukan di baut mur, rantai, 263 koin dan sekitar 100 paku. Operasi memakan waktu tiga jam untuk dilakukan," kata Dr. APS Gaharwal, kepala bagian bedah umum seperti dimuat CNN pekan ini.

"Pasca operasi, dia dalam kondisi kritis selama 24 jam dan mendapat dukungan ventilator. Kini dia telah melewati masa bahaya tapi dia butuh beberapa waktu agar perutnya pulih," kata Sharma.

"Masih ada dua sampai tiga koin di rektumnya yang akan lewat secara alami," sambungnya.

Setelah berbicara dengan keluarga Khan, dokter percaya bahwa tingkah lakunya yang tidak biasa bisa disebabkan oleh depresi.

"Ini adalah penyakit jiwa. Bagian psikiatri kami juga menemukan bahwa dia mungkin mengalami depresi," kata Sharma. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya