Berita

Lilin duka untuk korban serangan/The Guardian

Dunia

Muslim Sufi Mesir Akan Tetap Rayakan Maulid Nabi

SELASA, 28 NOVEMBER 2017 | 08:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Muslim Sufi Mesir memastikan bahwa mereka akan tetap merayakan peringatan Maulid Nabi pekan ini kendati ada serangan bom di Masjid al-Rawda di kota Bir al-Abed, Sinai utara Jumat pekan lalu yang menewaskan 305 orang.

Abdel Hady al-Qasaby, kepala Dewan Tinggi untuk Sufi Mesir, mengatakan kepada The Guardian bahwa perayaan kelahiran Nabi Muhammad akan berlanjut di masjid-masjid di Mesir. Pusat perayaan dilakukan di Masjid Hussein di Kairo tengah.

Namun demikian ia menekankan bahwa perayaan outdoor dibatalkan.


"Kami hanya akan membatalkan parade sufi tahunan, karena kami berkabung atas para martir kami," jelasnya.

Salem yang merupakan seorang penduduk Bir al-Abed dan bermukim di masjid Rawda, berbicara tentang kemarahannya atas serangan tersebut.

"Saya menghabiskan malam terakhir menghadiri pemakaman massal orang-orang yang saya kenal, atau pernah saya lihat di lingkungan sekitar selama bertahun-tahun," katanya.

"Kami menempatkan 30-40 mayat di satu kuburan massal, digali dengan buldozer," sambungnya.

Serangan terhadap Masjid al-Rawda di kota Bir al-Abed, Sinai utara, Jumat adalah yang paling mematikan dalam sejarah Mesir modern. Sebuah bom merobek rumah ibadah tepat setelah sholat Jumat, menewaskan banyak dari mereka termasuk 27 anak.

Jaksa penuntut umum Mesir, Nabil Sadeq, mengatakan bahwa sekitar 30 militan mengelilingi pintu masuk utama ke masjid dan 12 jendela dengan mobil sebelum melepaskan tembakan ke arah orang-orang di dalamnya. Militan dilaporkan kemudian berjalan di antara korban tewas yang mereka percaya masih bernafas.

Saksi mata menceritakan bahwa gerilyawan mengendarai spanduk hitam Wilayat al-Sinai (Governorate of Sinai), yang telah berjanji setia kepada ISIS pada tahun 2014. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya