Berita

Distribusi kotak suara/Al Jazeera

Dunia

Pemilu Presiden Honduras Digelar Di Tengah Kontroversi

SENIN, 27 NOVEMBER 2017 | 12:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jutaan warga Honduras menggunakan hak pilih mereka untuk menentukan presiden selanjutnya negara tersebut akhir pekan kemarin.

Tercatat ada setidaknya enam juta warga Honduras yang memiliki hak pilih pada pemilu Minggu (26/11).

Pemilu kemarin menjadi sorotan mengingat pemilu digelar di tengah kerapuhan demokrasi negara tersebut, delapan tahun pasca kudeta militer.  Pemilu ini juga disebut-sebut akan menjadi yang pertama di mana warga Honduras melihat presiden terpilih ulanh.


Kendati ada larangan konstitusi mengenai pemilihan kembali, namun Presiden Juan Orlando Hernandez dengan Partai Nasional-nya mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua berdasarkan keputusan Mahkamah Agung pada tahun 2015 yang membalikkan pasal yang melarang pemilihan ulang.

Lawannya berpendapat bahwa hanya orang-orang Honduras yang memegang kekuasaan untuk mengubah konstitusi. Mereka menilai bahwa pencalonan Hernandez "ilegal".

"Ada persentase penting dari warga yang menolak dan menentang kandidat yang mencari pemilihan ulang dengan cara ilegal dan tidak sah," kata Eugenio Sosa, seorang sosiolog dan profesor di Universitas Otonomi Nasional Honduras, mengatakan kepada Al Jazeera.

Meski kontroversi, Hernandez telah diproyeksikan untuk menang. Jajak pendapat pada bulan Oktober lalu menunjukkan bahwa ia mendapat dua digit kemenangan atas pesaing terdekatnya, Salvador Nasralla. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya