Berita

Ramzan Kadyrov/Net

Dunia

Presiden Chechnya Siap Mundur, Kremlin Persiapkan Pengganti

SENIN, 27 NOVEMBER 2017 | 11:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin Republik Chechnya Rusia Ramzan Kadyrov mengatakan bahwa ia bersiap untuk mengundurkan diri dari jabatannya dan menyerahkannya kepada Kremlin untuk memilih penggantinya.

Kadyrov telah dituduh oleh badan hak asasi manusia atas penangkapan sewenang-wenang dan penyiksaan lawan serta tidak ada toleransi terhadap minoritas seksual dan deklarasi politik yang sulit yang membuat malu Kremlin.

Kadyrov yang juga merupakan mantan pemberontak Islam yang telah memimpin Chechnya sejak 2007 disahkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada bulan Maret tahun lalu untuk melanjutkan pekerjaan. Namun demikian, ia tetap diperingatkan bahwa undang-undang Rusia harus diberlakukan secara ketat di wilayah mayoritas-Muslim tersebut.


Dalam sebuah wawancara, ia mengatakan siap untuk mengundurkan diri.

"Pernah ada kebutuhan orang-orang seperti saya untuk bertarung, untuk mengatur semuanya. Sekarang kita memiliki ketertiban dan kemakmuran dan waktunya telah tiba untuk perubahan di Republik Chechnya, " katanya seperti dimuat The Guardian.

Ditanya tentang calon penggantinya, Kadyrov menjawab bahwa hal tersebut adalah hak prerogatif dari kepemimpinan negara. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya