Berita

Lantai klub yang ambruk/AFP

Dunia

Begini Kronologi Ambruknya Lantai Klub Malam Spanyol

SENIN, 27 NOVEMBER 2017 | 10:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Insiden ambruknya lantai atas sebuah klub malam di Canary Islands, Spanyol akhir pekan kemarin menyisakan sedikitnya 40 korban terluka.

"Setelah lantai ambruk, orang-orang yang berada di dalamnya jatuh ke basement dari ketinggian kurang lebih satu lantai," begitu keterangan dari pemerintah Canary Island. Beruntung, lantai basement pada saat itu tengah kosong sehingga insiden tidak semakin buruk.

Insiden tersebut terjadi di Butterfly Disco Club in Adeje sekitar pukul 2.30 dini hari waktu setempat.


Belum jelas apa yang menyebabkan lantai tersebut ambruk, namun insiden itu mengagetkan mereka yang tengah bersuka ria malam tadi.

Pemadam kebakaran dan ambulans segera dikerahkan ke lokasi untuk membantu evakuasi. Pemadam kebakaran bekerja hingga pagi hari untuk mencari kemungkinan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan.

Sejauh ini, tercatat ada 40 orang terluka. Di antara mereka yang terluka adalah warga negara asing yakni dua warga Perancis, dua warga Inggris, seorang warga Rumania dan seorang warga Belgia.

21 korban dilarikan oleh petugas darurat dan 18 lainnya datang sendiri ke rumah sakit.

Klub tersebut merupakan klub malam gay populer di Tenerife dan kerap menampilkan drag shows dan Go-Go dancers pada malam Minggu.

Video yang diposting oleh petugas pemadam kebakaran Tenerife menunjukkan lubang menganga tepat di depan panggung klub.

Polisi telah melancarkan investigasi atas insiden tersebut.

Walikota Tenerife Jose Miguel Rodriguez Fraga mengatakan bahwa klub memiliki izin dalam rangka dan tidak tampak terlalu penuh sesak ketika lantai runtuh.

"Kami mengevaluasi tiga pusat perbelanjaan terdekat untuk melihat apakah mereka terpengaruh meskipun mereka secara struktural independen," kata Fraga seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya