Berita

Olahraga

Ketum PP Pelti Ditentukan Siang Ini

MINGGU, 26 NOVEMBER 2017 | 06:57 WIB | LAPORAN:

Mantan CEO Persebaya 1927, Saleh Ismail Mukadar mengingatkan Pengda-Pengda Pelti untuk tidak salah memilih figur ketua umum PP Pelti dalam Musyawarah Nasional (Munas) Pelti di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 24-26 November 2017.

"Pengda-pengda Pelti harusnya sadar memilih figur ketua umum PP Pelti yang tepat. Jangan sampai prestasi tenis Indonesia yang sudah terpuruk semakin terpuruk karena dipegang figur yang tidak tepat," kata Saleh yang dihubungi melalui telepon selular.

Di Munas Pelti ada dua figur calon ketum PB Pelti yang maju. Yakni, mantan pengurus PP Pelti yang menjabat sebagai Irjen PUPR, Rildo Ananda Anwar dan Direktur Utama Persija Jakarta Gede Widiade yang juga pernah menjadi CEO Pesebaya 1927 sebelum berganti nama dengan Bhayangkara FC.


"Sebaiknya yang menjadi ketua umum PP Pelti itu berasal dari masyarakat tenis. Kalau sampai tenis diurus orang sepakbola, saya bisa pastikan malah akan semakin terpuruk prestasinya," kata Saleh yang mengaku sangat mengenal Gede Widiade.  

Mengapa demikian?
"Pertama, Gede Widiade itu tidak akan fokus karena sulit membagi waktu. Konsentrasinya akan terbelah karena harus menangani PP Pelti sekaligus Persija Jakarta. Kedua, bagaimana dia bisa menjalankan program pembinaan tingkat nasional wong saat menjabat sebagai ketua Askot PSSI Surabaya saja yang tingkatnya lebih kecil tidak memutar kompetisi," jawabnya.

Sementara itu mantan tenis nasional Wailan Walalangi berkeyakinan Gede Widiade merupakan calon yang tepat untuk saat ini. Dia figur yang pas untuk tenis.

"Kami jagokan dia agar tenis lebih maju dan bangkit dari keterpurukan. Selain orangnya pekerja keras dia mampu mencarikan dana untuk pembinaan tenis dan untuk menjalankan roda organisasi," jelasnya.

Selain itu Gede orang yang terbilang punya uang. Dia pengusaha sukses yang mau keluar duit. "Saya jamin kalau dia jadi ketum Tenis turnamen- turnamen akan lebih marak lagi," paparnya.

Disinggung soal dukungan, Wailan enggan merincinya. "Mohon maaf kalau soal dukungan saya bisa bisa mengklaim berapa.Biarlah kita lihat besok saja. Kalau yang lain sudah mengklaim itu silakan saja, dikatakan menang pun kami tidak masalah," jelasnya.

Ada kekuatiran konsentrasi Gede mengingat dia sudah sibuk di dunia bola sebagai direktur Persija dan juga akan mencalonkan diri sebagai ketum Asprov PSSI DKI. Wailan menambahkan hanya Gede yang bisa menjawabnya." Tapi saya yakin ketika dia mencalonkan diri sebagai ketum PP Pelti pasti sudah tahu resikonya," ucapnya.

Tentang figur lainnya, Wailan menyebut itu merupakan figur lama. Yang harus ada penyegaran. "Pak Rildo kan mantan pengurus era Moerdiono. Dan prestasinya juga nggak bagus bagus amat. Sudahlah kasih kesempatan kepada yang baru," pungkasnya.

Pemilihan ketum PP Pelti sendiri akan dilaksanakan hari ini (Minggu, 26/11) pukul 13.00 WITA. Didahului dengan pemaparan visi dan misi.[wid]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya