Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Diplomasi Seni, Vatikan Dan China Bertukar Karya

KAMIS, 23 NOVEMBER 2017 | 14:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Vatikan akan mengirim 40 karya seni ke China dalam sebuah pertukaran budaya.

Museum Vatikan, rumah bagi kapel Sistina dan karya penting lainnya yang tak terhitung jumlahnya, dan China Culture Industrial Investment Fund (CCIIF) mengumumkan inisiatif pertukaran di Roma minggu ini. Pameran simultan akan dibuka pada bulan Maret di Kota Terlarang di Beijing dan Museum Anima Mundi di Vatikan.

Vatikan sendiri mengirimkan 39 karya dari koleksi seni China untuk dipilih oleh kurator. Objek ke-40, yang belum dipilih, akan merupakan Kristen Eropa barat. Beijing menawarkan lukisan dari seniman China kontemporer Zhang Yan di antara 40 karya yang disumbangkannya. Ini adalah pertama kalinya museum Vatikan dan sebuah institusi kebudayaan China berkolaborasi.


Pemimpin gereja Katolik Roma Paus Fransiskus berupaya memperbaiki hubungan dengan Beijing

"Sering kali pertukaran budaya bisa jauh lebih mudah daripada pertukaran diplomatik yang ketat, dan itulah yang terjadi di sini," kata Greg Burke, juru bicara Vatikan.

Pada sebuah konferensi pers, Barbara Jatta, direktur museum Vatikan, mengatakan bahwa keindahan adalah kunci diplomasi seni yang dilakukan oleg Museum Vatikan.

Zhu Jiancheng, kepala CCIIF, mengatakan bahwa pertukaran tersebut melintasi perbatasan, waktu dan budaya yang bersatu.

"Ini akan memperkuat persahabatan lebih erat antara China dan Vatikan yang mendukung normalisasi hubungan diplomatik antara China dan Takhta Suci," jelasnya seperti dimuat The Guardian.

Zhang mengatakan bahwa inisiatif tersebut mengisyaratkan komitmen kuat untuk pengembangan hubungan sipil antara China dan Vatikan.

Vatikan memiliki 20.000 keping seni dari China, termasuk perunggu, keramik, keramik dan lukisan. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya