Berita

Rex Tillerson/Net

Global

Menlu AS: Krisis Rohingnya Sama Dengan Pembersihan Etnis

KAMIS, 23 NOVEMBER 2017 | 09:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson mengatakan bahwa tindakan militer Myanmar terhadap populasi minoritas Muslim Rohingya merupakan bentuk pembersihan etnis.

Ia menyebut bahwa warga Rohingya telah mengalami kekejaman. Hal tersebut membuat Amerika Serikat saat ini mempertimbangkan sanksi yang ditargetkan terhadap mereka yang bertanggung jawab.

"Setelah melakukan analisis menyeluruh terhadap fakta-fakta yang ada, jelas bahwa situasi di negara bagian Rakhine utara merupakan pembersihan etnis terhadap Rohingya," kata Tillerson dalam sebuah pernyataan seperti dimuat BBC (Rabu, 22/11).


"Pelanggaran ini oleh beberapa orang di antara militer Myanmar, pasukan keamanan, dan warga setempat telah menyebabkan penderitaan yang luar biasa dan memaksa ratusan ribu pria, wanita, dan anak-anak untuk meninggalkan rumah mereka di Burma (Myanmar) untuk mencari perlindungan di Bangladesh," sambungnya.

Dia mengatakan AS menginginkan penyelidikan independen atas kejadian di negara bagian Rakhine dan sanksi yang ditargetkan dapat menyusul.

"Mereka yang bertanggung jawab atas kekejaman ini harus dimintai pertanggungjawabannya," tegasnya. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya