Berita

Pengungsi Yaman/Net

Dunia

32 Penerbangan Batal Ke Yaman, Ratusan Staf Bantuan PBB Menunggu Ketidakpastian

KAMIS, 23 NOVEMBER 2017 | 09:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di ibukota Yaman, Sana'a, mengatakan bahwa total 32 penerbangan ke Yaman telah dibatalkan sejak rezim di Riyadh memerintahkan pengetatan blokade negara miskin tersebut beberapa pekan lalu.

Ahmed Ben Lassoued, seorang pejabat media di kantor PBB, mengatakan pekan ini bahwa 220 staf menunggu untuk memasuki Yaman dari Djibouti dan Amman. Selain itu, 330 staf PBB lainnya siap berangkat dari Sana'a dan stasiun-stasiun tugas lainnya di Yaman utara.

"Blokade yang diberlakukan pada penerbangan kemanusiaan sangat menghambat operasi kemanusiaan, yang menghambat kemanusiaan untuk memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan kepada jutaan orang yang mengandalkannya untuk kelangsungan hidup mereka," kata Ben Lassoued seperti dimuat Press TV.


Pada hari Rabu, Komite Penyelamatan Internasional juga menyerukan penghentian segera blokade tersebut, dengan mengatakan bahwa hal tersebut menciptakan kesengsaraan kemanusiaan bagi jutaan orang Yaman.

Organisasi kemanusiaan yang berbasis di New York tersebut mengatakan bahwa pengepungan tersebut, yang oleh orang-orang Saudi diperkuat awal bulan ini untuk menekan gerakan Houthi Ansarullah, adalah hukuman kolektif orang-orang Yaman.

Kelompok bantuan tersebut mengatakan bahwa sebuah aib bagi masyarakat internasional untuk tetap diam dalam menghadapi blokade yang mematikan seperti itu bahkan memungkinkan orang-orang Saudi untuk membatasi akses Yaman terhadap bantuan kemanusiaan. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya