Berita

Peta Nigeria/Net

Dunia

Bom Bunuh Diri Di Nigeria, 50 Jamaah Sholat Subuh Tewas

RABU, 22 NOVEMBER 2017 | 16:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah ledakan bom bunuh diri terjadi di sebuah masjid di Nigeria awal pekan ini. Ledakan ini menyebabkan setidaknya 50 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Polisi mengatakan bahwa pelaku adalah seorang remaja yang sengaja menargetkan  masjid di kota Mubi, negara bagian Adamawa, saat orang-orang tiba untuk sholat subuh pada hari Selasa (21/11) waktu setempat.

Tidak ada kelompok militan yang mengklaim serangan tersebut. Kendati begitu, kelompok bersenjata Boko Haram diketahui melakukan serangan reguler di wilayah tersebut.


"Kami memiliki 50 orang tewas dan kami sekarang berusaha untuk mendapatkan jumlah pasti dari mereka yang terluka," kata Othman Abubakar, petugas hubungan masyarakat dari Komando Polisi Adamawa, seperti dimuat Al Jazeera.

Kampanye bersenjata delapan tahun Boko Haram di wilayah tersebut telah menewaskan lebih dari 20.000 orang dan memaksa 2,7 juta orang untuk meninggalkan rumah mereka.

Pada awal November 2014, pejuang Boko Haram secara singkat menduduki Mubi dan menamainya "Madinat-ul Islam", atau kota Islam, sebelum diusir oleh angkatan bersenjata Nigeria.

Serangan ini merupakan serangan pertama dalam tiga tahun sejak pendudukan Mubi oleh Boko Haram di tahun 2014.

Idris mengatakan bahwa pekerja darurat, yang biasanya berbasis di ibukota negara bagian, Yola, harus menempuh perjalanan selama beberapa jam untuk mencapai Mubi, sekitar 200km jauhnya, karena jalan yang buruk di daerah tersebut.

"Mereka harus menyetir selama empat jam untuk merawat yang terluka karena rumah sakit di Mubi tidak dilengkapi untuk menghadapi situasi ini," sambungnya.

Rumah bagi sekitar 200.000 orang, Mubi adalah kota terbesar kedua di negara bagian Adamawa. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya