Berita

Maroko/Net

Dunia

Raja Mohammed VI Dorong Pengawasan Ketat Pemberian Bantuan

SELASA, 21 NOVEMBER 2017 | 15:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasca insiden perebutan bantuan makanan yang merenggut sejumlah korban jiwa akhir pekan kemarin, Raja Maroko Mohammed VI memerintahkan kepala pemerintahan dan kementerian terkait untuk menerapkan tindakan hukum segera.

Langkah tersebut dinilai penting demi mengendalikan secara ketat distribusi bantuan kepada orang miskin.

Ini adalah langkah agresif kedua yang dilakukan pemerintah Maroko dalam kurun waktu kurang dari dua hari. Sebelumnya, Raja Mohammed VI mendesak pihak berwenang untuk mengambil semua tindakan untuk memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan kepada keluarga korban dan orang-orang yang terluka.


Sebuah penyelidikan dibuka kemudian di bawah pengawasan kantor kejaksaan untuk menentukan penyebab insiden yang menewaskan sedikitnya 15 orang selama pembagian bantuan pangan di kotamadya Sidi Boulaalam di provinsi Essaouira.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa budaya berbagi berakar pada tradisi leluhur Maroko dan selalu hadir dalam masyarakat Maroko, baik di tingkat Negara, LSM dan individu.

"Negara ini bangga dengan dinamisme jaringan asosiatif yang melimpah dan ia mengakui tindakannya yang menguntungkan," begitu bunyi keterangan tersebut. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya