Berita

Dunia

Buang Air Kecil Di Tempat Umum, Menteri Ini Jadi Sorotan Kritikus

SELASA, 21 NOVEMBER 2017 | 09:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang menteri dari partai penguasa India telah dikritik karena buang air kecil di tempat terbuka baru-baru ini.

Dalam video yang viral, Menteri Ram Shinde tampak buang air kecil di \lapangan di Maharashtra, Video itu menjadi sorotan di Hari Toilet Sedunia pekan ini.

Saat dikonfirmasi, seperti dimuat BBC, Shinde yang merupakan Menteri Negara untuk konservasi air, mengatakan bahwa pada saat itu ia harus menjawab panggilan alam dan merasa tidak sehat, namun tidak juga menemukan toilet.


Ia menjelaskan bahwa ia telah melakukan perjalanan selama sebulan terakhir untuk meninjau sebuah skema irigasi ketika dia terperangkap dalam bentangan jalan antara Barshi dan Solapur di barat daya Maharashtra pada akhir pekan lalu.

"Terus-menerus melakukan perjalanan dengan suhu tinggi dan debu membuat saya sakit. Saya juga menderita demam," kata menteri tersebut.

Tapi partai oposisi utama Partai Nasionalis (NCP) oposisi mengatakan fakta bahwa menteri tersebut tidak dapat menemukan toilet di jalan utama menunjukkan bahwa pemerintah telah gagal dalam misinya untuk menyediakan toilet di tempat umum.

"Bagaimana mungkin perdana menteri mengharapkan orang untuk mengikuti disiplin saat menteri-menterinya sendiri adalah sekelompok orang yang tidak disiplin?" begitu keterangan dari pihak oposisi.

Modi sendiri diketahui meluncurkan kampanye Swachh Bharat (Clean India) secara nasional pada tahun 2014 untuk mempromosikan kebersihan. Modi berjanji bahwa pemerintah akan membangun jutaan toilet di seluruh negeri.

Namun kritikus mengatakan bahwa skema tersebut tidak banyak berdampak di sebagian besar wilayah India.

Sebuah laporan oleh kelompok amal WaterAid for World Toilet Day pada hari Minggu kemarin mengatakan bahwa lebih dari 700 juta orang India masih menderita karena harus buang air di tempat terbuka atau menggunakan toilet yang tidak layak. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya