Berita

Adyaksa Dault/Kwarnas Pramuka

Pertahanan

Ribuan Sandera Selamat, Pramuka Apresiasi TNI dan Polri

SELASA, 21 NOVEMBER 2017 | 07:46 WIB | LAPORAN:

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault mengapresiasi upaya aparat TNI dan Polri yang telah berhasil membebaskan 1.300 warga Desa Banti dan Desa Kimbely di Kabupaten Mimika yang sebelumnya sempat disandera oleh kelompok kriminal bersenjata.

Menurutnya, itu prestasi luar biasa karena pembebasan sandera tanpa meninggalkan korban sedikit pun.

"NKRI ini nikmat tiada tara, tidak asyik, tidak lengkap sebuah acara nasional tanpa kehadiran salah satu dari provinsi di NKRI, termasuk Papua. NKRI wajib kita wariskan utuh kepada generasi penerus," ujar Adhyaksa.


Ketua Umum DPP KNPI Periode 1999-2002 itu juga menjelaskan soal peran Pramuka di dalam negeri. Menurutnya, Pramuka merupakan perekat NKRI dengan berbagai kegiatan lapangan yang mempersatukan generasi muda dari seluruh wilayah. Dia mencontohkan, tahun 2016 pihaknya menggelar Jambore Nasional dengan peserta 25 ribu Pramuka (usia 11-15 tahun) dari seluruh Kota/Kabupaten di Indonesia.

"Bulan Agustus tahun 2017, kita adakan Raimuna Nasional, pesertanya 15 ribu Pramuka (usia 16-25 tahun) dari 34 Provinsi seluruh Indonesia. Bulan Oktober tahun ini kita adakan juga LT-V yang mempertemukan 528 Pramuka terbaik hasil seleksi ketat dari seluruh Indonesia. Dan tanggal 19-24 November ini kita adakan Perkemahan Pramuka Putri Tingkat Nasional (Perkempinas) di Balikpapan, Kalimantan Timur," paparnya. 

Perkempinas diikuti 1.550 Pramuka Penegak dan Pandega (usia 17-24 tahun) putri dari 34 provinsi di Indonesia. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Pantai Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur pada Minggu (19/11) siang.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya