Berita

Odinga/Net

Dunia

Pimpinan Oposisi Kenya Minta Intervensi Internasional

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 11:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin oposisi Kenya Raila Odinga mendesak masyarakat internasional untuk campur tangan dalam apa ia sebut dengan krisis pemilihan yang terjadi di negaranya karena bentrokan sporadis antara polisi dan pemrotes yang terus merenggut nyawa.

Akhir pekan kemarin, Odinga menyebut bahwa setidaknya 31 orang telah terbunuh sejak ia kembali dari perjalanan luar negeri pada hari Jumat. Ia menyebut bahwa situasi tersebut memerlukan intervensi internasional yang mendesak untuk menghentikan pemerintah menginjak-injak hak anggota oposisi.

"Ini adalah premanisme yang disponsori pemerintah," kata Odinga seperti dimuat Press TV.


Pemimpin oposisi tersebut, yang memprotes kekalahannya dalam pemilihan presiden Agustus lalu kemudian memboikot sebuah pemilihan ulang bulan lalu. Ketegangan tetap tinggi di Kenya sejak sebuah keputusan Mahkamah Agung pada bulan September yang membatalkan kemenangan Presiden Uhuru Kenyatta. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya