Berita

Odinga/Net

Dunia

Pimpinan Oposisi Kenya Minta Intervensi Internasional

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 11:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin oposisi Kenya Raila Odinga mendesak masyarakat internasional untuk campur tangan dalam apa ia sebut dengan krisis pemilihan yang terjadi di negaranya karena bentrokan sporadis antara polisi dan pemrotes yang terus merenggut nyawa.

Akhir pekan kemarin, Odinga menyebut bahwa setidaknya 31 orang telah terbunuh sejak ia kembali dari perjalanan luar negeri pada hari Jumat. Ia menyebut bahwa situasi tersebut memerlukan intervensi internasional yang mendesak untuk menghentikan pemerintah menginjak-injak hak anggota oposisi.

"Ini adalah premanisme yang disponsori pemerintah," kata Odinga seperti dimuat Press TV.


Pemimpin oposisi tersebut, yang memprotes kekalahannya dalam pemilihan presiden Agustus lalu kemudian memboikot sebuah pemilihan ulang bulan lalu. Ketegangan tetap tinggi di Kenya sejak sebuah keputusan Mahkamah Agung pada bulan September yang membatalkan kemenangan Presiden Uhuru Kenyatta. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya