Berita

Foto: CNA

Dunia

Pemerintah Pastikan Ada Virus Flu Burung Di Peternakan Itik Ini

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 11:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan mengkonfirmasi adanya wabah flu burung H5N6 yang sangat patogen pada peternakan itik di bagian selatan negara tersebut akhir pekan kemarin.

Temuan tersebut meningkatkan tingkat kewaspadaan flu burung ke peringkat tertinggi.

Virus tersebut ditemukan di sebuah peternakan dengan sekitar 12.000 bebek di daerah Gochang, lebih dari 270 kilometer barat daya Seoul. Semua itik di peternakan tersebut disembelih setelah penemuan


Ini adalah wabah pertama di negara ini sejak bulan Juni tahun ini.

Kementerian Pertanian Korea Selatan kemudian mengambil langkah cepat dengan meningkatkan tindakan desinfeksi untuk menyebarkan penyebaran virus flu burung yang sangat menular dan mengeluarkan larangan transportasi unggas nasional sementara selama 48 jam, mulai dari tengah malam pada hari Minggu di Seoul.

Wabah flu burung biasanya terjadi di musim dingin.

Korea Selatan mengalami pertempuran terburuk karena flu burung akhir tahun lalu yang berlangsung lebih dari enam bulan, menyebabkan pencabutan catatan burung peternakan dan kekurangan telur secara nasional. Tapi tidak ada kasus infeksi manusia yang dilaporkan terjadi di negara ini. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya