Berita

Mayor Jenderal TNI George Elnadus Supit/Dok

Pertahanan

Inilah Sosok Jenderal TNI Di Balik Suksesnya Operasi Kimbely Papua

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 10:47 WIB | LAPORAN:

Operasi pembebasan desa Kimbely dan desa Binti yang melibatkan 13 anggota Kopassus, 30 pasukan Batalyon 751 Raider, serta 2 tim Peleton Intai Tempur Kostrad atau Tontaipur patut diapresiasi karena dilakukan dengan sangat cepat, tepat dan akurat.

Operasi itu juga didukung pasukan Yonif 754/EMK yang bertugas menyekat dan mengamankan ring luar.

Di balik peran serta para prajurit di lapangan sebagai ujung tombak sebuah operasi militer, ternyata ada sosok perwira tinggi TNI AD bintang dua yang merancang dan mengendalikan jalannya operasi senyap tersebut.


Dia adalah Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI George Elnadus Supit yang bertindak selaku Panglima Komando Operasi Papua. Selama kurang lebih dua minggu, Mayjen George tinggal di Tembagapura untuk menyiapkan sebuah operasi pembebasan.

Perwira tinggi bintang dua peraih Bintang Jasa Kartika Eka Paksi Naraya ini pernah menjabat sebagai Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat yang lama malang-melintang di berbagai jabatan operasi TNI-AD sehingga sangatlah menguasai sebuah operasi militer. Mayjen TNI George Supit juga dikenal sebagai sosok perwira tinggi yang tenang, tegas, dan cermat serta teliti dalam bertindak.

Ada salah satu peristiwa menarik ketika usai Operasi Senyap dilakukan, tampak Mayjen TNI George E Supit turun ke lapangan untuk meninjau situasi Desa Kimbely tanpa menggunakan rompi anti peluru, helm tempur, serta tidak membawa senjata. Hanya menggenggam tongkat komando di tangan kiri dan HT di tangan kanan.

Hal ini tentu sudah diperhitungkannya dengan matang. Secara tidak langsung dia ingin menunjukkan bahwa situasi sudah aman terkendali. Selain itu George Supit tentu memiliki keyakinan yang kuat bahwa para prajurit di lapangan telah bertugas dengan baik.

Selama menjabat sebagai Panglima Kodam XVII/Cenderawasih berbagai prestasi telah berhasil diraihnya, seperti kembalinya ratusan anggota milisi OPM beserta simpatisan OPM ke Negara Kesatuan Republik Indonesia, maupun panen raya pertanian di berbagai kampung dan distrik melalui program pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Melalui pendekatan keagamaan dan budaya pun dilakukan sosok jenderal religius ini agar dapat merangkul masyarakat Papua sehingga tidak terprovokasi oleh janji-janji manis pihak OPM. Pendekatan humanis ini tentu menjauhkan penggunaaan letusan senjata, karena mereka semua adalah rakyat Indonesia yang perlu dibina dan dirangkul agar dapat turut serta di dalam pembangunan Papua.

Pendekatan yang dilakukan selama ini oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Supit tujuannya tak lain adalah untuk kesejahteraan masyarakat Papua, dengan disertai pemahaman tentang pentingnya berbangsa dan bernegara agar tercipta ketertiban serta keamanan yang secara langsung akan memunculkan sikap saling hormat menghormati antara TNI dengan rakyat Papua.[wid]




Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya