Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Usulkan Penyelesaian Tiga Tahap Untuk Krisis Rohingya

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 10:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China mengajukan sebuah rencana untuk memecahkan krisis Rohingya yang saat ini terjadi. Rencana ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi saat berkunjung ke ibukota Myanmer Naypytaw akhir pekan kemarin.

Wang menyebut bahwa rencana ini harus bisa dilaksanakan oleh Myanmar dan Bangladesh, mengingat krisis Rohingya terjadi dan mempengaruhi dua negara tersebut. Rencana yang diajukan China ini terdiri dari tiga tahap.

Tahap pertama adalah gencatan senjata. Dalam fase ini, semua pihak harus meletakkan senjatanya untuk memulai upaya dialog bilateral untuk menemukan solusi yang efektif. Proses dialog ini sangat penting dan akan menentukan langkah yang harus diambil di tahap kedua dan ketiga.


Wang mengatakan gencatan senjata pada dasarnya saat ini sudah ada, dan kuncinya sekarang adalah mencegah serangan. Ia berharap kedua belah pihak bisa segera menandatangani dan menerapkan kesepakatan yang sudah tercapai pada repatriasi.

Masyarakat internasional dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa harus memberikan dorongan dan dukungan kepada kedua negara untuk menciptakan kondisi dan lingkungan yang baik. Demikian seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya