Budi Sulistyono dan Teguh Raharjo/Dok
Etape ke-88 dari perhelatan Gowes Pesona Nusantara yang merupakan salah satu program unggulan Kemenpora dibawah gerakan "Ayo Olahraga" berlangsung meriah di Ngawi.
Ribuan pesepeda dari berbagai kalangan tumpah ruah di alun-alun kota yang bermoto "Ngawi Ramah", Sabtu kemarin (18/11).
Bergowes sejauh kurang lebih 10 kilometer (km) mengitari kota dengan membawa semangat berolahraga, para peserta dilepas oleh Bupati Ngawi, Budi Sulistyono dan Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga, Teguh Raharjo.
Uniknya, para peserta pada etape Ngawi Ramah ini mendengungkan adanya Hari Bersepeda Nasional. Hal tersebut terlihat di mana para pegowes bahkan pemimpin daerah membubuhkan tandatangannya pada spanduk berukuran 3x6 meter, yang bertuliskan "Masyarakat Ngawi Mendukung Hari Bersepeda Nasional".
"Saya pribadi dan masyarakat Ngawi sangat menyambut baik dengan adanya pencanangan Hari Bersepeda Nasional. Karena sepeda itu merupakan asli alat transportasi bangsa Indonesia. Dengan demikian, tidak hanya bicara sehatnya saja, namun sepeda ini sudah sebagai alat gengsi, alat transportasi, alat untuk sehat, rekreasi dan lain sebagainya," tutur Budi.
Terkait perhelatan Gowes Pesona Nusantara itu sendiri, Budi menuturkan bahwa ini merupakan bentuk kerja nyata yang penuh dengan sinergitas.
"Saya kira ini menjadi inspirasi semua daerah termasuk Ngawi yang juga akan memunculkan sebuah gerakan bersepeda dari satu titik wisata ke wisata lainnya, sehingga yang saya lihat adalah spiritnya, yakni spirit untuk berolahraga dan spirit untuk menggali pariwisata. Ada olahraganya, ada sehatnya, muncul daerah wisatanya, masyarakatnya sehat berarti Indonesianya sehat," pungkas Budi.
Teguh Raharjo mengapresiasi antusias masyarakat Ngawi menggelar Gowes Pesona Nusantara serta sangat semangat mendukung terciptanya Hari Bersepeda Nasional.
"Respon pemerintah dan masyarakat Ngawi sangat luar biasa, terutama di bidang olahraga. Kami sangat mengapresiasi itu," ucapnya.
Terkait pencanangan Hari Bersepeda Nasional, Teguh menuturkan bahwa pihaknya coba menampung aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat bersepeda.
"Yang namanya Gowes itu ada di mana-mana, hanya saja, kami pemerintah, ingin memfasilitasi melalui program di Kemenpora, bagaimana dilakukan secara serentak di Indonesia," terangnya.
[wid]