Berita

Antonio Ledezma/Reuters

Dunia

Pimpinan Oposisi Venezuela Kabur Diam-diam Ke Spanyol

SABTU, 18 NOVEMBER 2017 | 20:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin oposisi veteran Venezuela Antonio Ledezma, yang berada di bawah tahanan rumah sejak tahun 2015 karena dugaan kudeta yang direncanakan, berhasil lolos melintasi perbatasan ke Kolombia pada hari Jumat (17/11) dan kemudian terbang ke Spanyol.

Ledezma, lawan yang paling terkenal ditahan dari presiden kiri Nicolas Maduro setelah Leopoldo Lopez, telah mempelopori demonstrasi jalanan melawan Maduro pada tahun 2014 yang menyebabkan berbulan-bulan kekerasan dan 43 kematian.

"Di Spanyol hari ini saya merasa bebas," katanya di bandara Barajas, Madrid, di mana dia tiba pada dini hari (Sabtu,18/11). Ia disambut oleh sejumlah orang, termasuk istri dan dua putrinya, yang sudah berada di Spanyol. Pendukung meneriakkan lagu kebangsaan Venezuela.


"Mari kita tidak mengizinkan Venezuela meninggal di tangan kita," katanya.

Ia menambahkan bahwa ia akan segera bertemu dengan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy.

Saat ini, jelang pemilihan presiden 2018, sejumlah tokoh oposisi Venezuela utama sekarang berada dalam pengasingan, penahanan atau dilarang memegang jabatan. Hal itu dilakukan untuk memuluskan langkah Maduro kembali ke kursi nomor satu Venezuela.

Pemerintahan Maduro sendiri menuduh mereka bergabung dengan sebuah rencana global yang dipimpin Amerika Serikat untuk menggulingkannya.

Ledezma yang merupakan Walikota metropolitan Caracas itu mengatakan bahwa dia telah melewati 29 polisi dan kontrol tentara selama sebuah perjalanan rahasia dan darat yang dia rahasiakan dari orang-orang yang dicintainya.

"Saya meminta istri dan anak perempuan saya untuk mengerti. Mereka menderita derita lama tanpa mengetahui di mana saya berada, "katanya kepada wartawan di kota perbatasan Kolombia, Cucuta, setelah melintasi sebuah jembatan dari San Antonio di Venezuela. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya