Berita

Argo Yuwono

Hukum

Polisi Minta Masyarakat Jangan Suuzon Soal Kecelakaan Novanto

SABTU, 18 NOVEMBER 2017 | 05:52 WIB | LAPORAN:

Ajudan Ketua DPR RI Setya Novanto, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Reza ikut diperiksa penyidik Polda Metro Jaya terkait kecelakaan lalu lintas mobil Toyota Fortuner berplat B 1732 ZLO di kawasan Permata Hijau Kamis (16/11) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono semua pihak yang mengetahui kecelakaan tersebut akan dipanggil untuk dimintai keterangan, tidak terkecuali Reza yang bertugas sebagai ajudan Novanto.

Meski Reza merupakan anggota aktif Polda Metro Jaya, namun keterangan Reza diperlukan dalam proses penanganan kasus kecelakaan lalu lintas mobil dikemudikan oleh kontributor Metro TV, Hilman Mattauch di Permata Hijau.


"Itu semua sedang kita mintai keterangan," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jum'at (17/11).

Saat disinggung terkait dugaan rekayasa Lakalantas agar Setya Novanto bisa lolos dari penangkapan. Apalagi dalam peristiwa itu, anggota Polisi sedang bersama Novanto, namun tidak membawa Ketua DPR RI itu ke KPK.

Menurut Argo, keberadaan Reza sesuai dengan tugas yang dijalankannya. Novanto sebagai pejabat negara bisa menggunakan alat negara untuk menjaga keamanannya. Namun Argo meyakini Reza tidak terlibat dalam upaya menyembunyikan Novanto, terlebih untuk mengawal Novanto agar terhindar dari penangkapan KPK.

Menurut Argo saat ini pihaknya telah mengumpulkan bukti-bukti agar kasus lakalantas tersebut bisa cepat selesai.

"Anggota salah apa, nanti kita cek. Jadi jangan mempunyai suudzon terus sudah membuat dia (Reza) salah. Jangan. Kita semua berdasarkan bukti di lapangan, saksi-saksi," ujarnya. [nes]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya