Berita

Foto/Net

Hukum

Keluarga dan Kerabat Harus Izin KPK Jika Ingin Jenguk Novanto

JUMAT, 17 NOVEMBER 2017 | 23:45 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membatasi pihak-pihak yang ingin menjenguk Ketua DPR Setya Novanto di rumah sakit.

Hal itu dilakukan lantaran status Novanto sebagai tahanan KPK yang ditunda masa penahanannya alias pembantaran tahanan.

Jurubicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, waktu berkunjung menemui Nivanto disesuaikan dengan jam besuk di rumah sakit.


Selain itu pihak yang ingin menjenguk harus meminta izin kepada KPK, termasuk pihak keluarga.

"Siapa saja yang dapat mendatangi tersangka harus seizin KPK," kata Febri saat konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (17/11).

Status pembantaran penahanan diberikan lantaran Novanto masih menjalani perawatan di rumah sakit. Menurut Febri, KPK tidak memberikan perlakuan khusus dalam proses pembantaran Novanto di rumah sakit dengan penahanan di rumah tahaan. Selama di rumah sakit Novanto akan dijaga 24 jam oleh penyidik KPK.

Lebih lanjut Febri menegaskan meski Novanto masa menjalani rawat inap di rumah sakit, namun hal ini tidak terhitung sebagai masa tahanan Novanto dua puluh hari.

"Sama dengan perlakuan yang ditahan di rutan. Meski pembantaran tidak menghitung masa tahanan," ucapnya. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya