Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Datang Terlalu Cepat 20 Detik, Perusahaan Kereta Jepang Ini Minta Maaf

JUMAT, 17 NOVEMBER 2017 | 07:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Masyarakat Jepang terkenal atas ketepatan waktu, termasuk dalam urusan transportasi.

Sebuah perusahaan kereta di Jepang, yakni Tsukuba Express yang melayani rute Tokto ke kota bernama Tsukuba pekan ini meminta maaf kepada publik karena kereta mereka datang lebih awal 20 detik dari yang dijadwalkan.

Pihak manajemen Tsukuba Express menyebut bahwa mereka meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas hal tersebut.


Dalam sebuah pernyataa, seperti dimuat BBC, pihak perusahaan menyebut bahwa kereta dijadwalkan untuk tiba pada pukul 9:44:40 waktu setempat di Stasiun Minami Nagareyama, namun justru tiba pada pukul 9:44:20. Tidak ada pihak atau satu penumpang pun yang mengeluhkan kedatangan kereta yang leboh cepat 20 detik tersebut.

Kesalahan tersebut disebabkan oleh staf yang tidak mengecek timetable dengan baik.

"Staf tidak cukup mengecek waktu keberangkatan dan melakukan operasi pemberangkatan," begitu bunyi pernyataan pihak perusahaan kereta.

Tsukuba Express sendiri mengangkut penumpang dari Akihabara di Tokyo ke Tsukuba dengan waktu sekitar 45 menit.

Di Jepang, sistem transportasi termasuk, termasuk kereta, jarang terjadi keterlambatan dan merupakan yang paling tepat waktu di dunia. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya