Berita

Gatot S. Dewa Broto/Humas Kemenpora RI

Olahraga

Sertijab Direktur LPDUK, Sesmenpora Minta BLU Bergerak Cepat

KAMIS, 16 NOVEMBER 2017 | 12:29 WIB

Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto menyaksikan dan memberikan arahan pada acara serah terima jabatan (sertijab) Direktur Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) di Lantai 3 Kantor Kemenpora Jakarta, Rabu (15/11).

Sertijab pada Badan Layanan Umum (BLU) LPDUK ini dilakukan oleh Plt. Direktur Samsudin kepada Direktur LPDUK Agus Hardja Santana yang sehari sebelumnya telah dilantik Menpora Imam Nahrawi.

Kepada Direktur LPDUK dan jajarannya, Sesmenpora mengingatkan agar BLU ini bisa bergerak cepat, terutama dalam jangka pendek karena persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Selain itu, juga harus bergerak aktif melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait, baik dengan INASGOC mapun dengan Kementerian Keuangan untuk meminta terkait dengan kelengkapan dan penyempurnaan pejabat keuangan LPDUK.


"Untuk mendukung kinerja, tentu LPDUK juga memerlukan ruangan yang baik dan representatif. Silahkan dilihat mana yang pas, bisa di lantai 5, bisa juga di PP ITKON," ujar Sesmepora saat acara Sertijab yang juga dihadiri Inspektorat Kemenpora, R Purwoko Prihtjahjono dan jajaran pejabat eselon III dan II Kemenpora.

Karena kinerjanya sebagai BLU yang mendukung proses pendanaan Asian Games 2018 terbilang vital, Sesmenpora juga langsung meminta kepada Kepala Bagian Rumah Tangga Kemenpora untuk menyiapkan fasilitas yang diperlukan.

Direktur LPDUK Agus Hardja Santana menyampaikan terima kasih kepada Plt Direktur LPDUK Samsudin dan semua jajaran yang telah mengawali langkah dan mempersiapkan perangkat kerja LPDUK. Bahkan sudah mulai menjalankan sebagian program. Ia menegaskan, target LPDUK tahun 2017 dan 2018 memang fokus ke Asian Games dan Asian Para Games 2018 dengan bersinergi bersama INASGOC. Di luar banyak yang bisa dikelola dan potensinya sangat tebuka. “LPDUK harus bisa mendorong agar industri olahraga bergairah, dan kesejahteraan atlet juga lebih terjamin. Ini juga untuk memacu atlet muda agar beprestasi,” tuturnya.

Agus melanjutkan, sesuai arahan Menpora, LPDUK juga harus fokus pada pengelolaan dana non APBN secara akuntabel dan transparan. Mulai perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporannya. "Jangan overlap dengan tupoksi kedeputian. Kita bantu dari sisi pendanaan, terutama karena dana APBN terbatas," ujar dia.

Sebelumnya, Plt Direktur LPDUK Samsudin yang menyerahkan jabatannya, melaporkan progres LPDUK  mulai dari proses pembentukan hingga akhirnya Direktur definitive dilantik. Termasuk perkembangan pendanaan yang masuk untuk pembangunan dua arena Asian Games 2018 yaitu arena bowling hibah dari Pertamina dan panjat tebing hibah dari Pusri.

"LPDUK setelah mendapat persetujuan dari KemenPAN RB pada bulan Mei, sudah berjalan, namun sifatnya sementara dan berstatus pelaksana tugas. Biro perencanaan dan organisasi memang harus merangkap dulu sampai ada pejabat definitif sekarang," jelasnya.

Samsudin, yang juga menjabat Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kemenpora, juga mengatakan bahwa ada beberapa tugas penting bagi Direktur LPDUK yang baru.  Diantaranya harus bisa memobilisasi sponsorship baik untuk Asian Games mapun pasca Asian Games, dan  bisa bekerjasama dengan berbagai pihak  termasuk dengan sesama lembaga di bawah Kemenpora seperti PP PON dan PP ITKON.

"Pasca Asian Games 2018 juga harus disiapkan. Bisa kerjasama dengan PB-PB  dalam penyelenggaraan event atau Liga, atau bisa membuat event sendiri. Kami yang telah selesai tugas sebagai Plt, tetap siap membantu dan memberikan informasi jika dibutuhkan. Dengan adanya Direktur yang definitif, diharapkan seluruh pegawai LPDUK juga lebih bergairah," tutur Sam.[wid/***]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya