Berita

Foto: BBC

Global

Sempat Dideportasi, Wanita Dengan Tato Budha Dapat Kompensasi Dari Sri Lanka

KAMIS, 16 NOVEMBER 2017 | 11:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang wanita yang pernah dideportasi dari Sri Lanka karena memiliki tato Sang Buddha di lengannya, mendapat kompensasi.

Ia adalah Naomi Coleman, dari Coventry. Pada April 2014 lalu ia pernah ditahan selama empat hari sebelum akhirnya didportasi karena memiliki tato Budha di lengan kanannya.

Coleman yang bekerja sebagai perawat kesehatan mental, mengambil tindakan hukum terhadap pihak berwenang Sri Lanka setelah kembali ke Inggris. Pengacaranya JC Weliamuna mengatakan kepada BBC bahwa deportasinya bertentangan dengan hukum yang mengatur imigrasi dan emigrasi.


Coleman, yang ditangkap di Bandara Internasional Bandaranaike di ibukota Sri Lanka, Kolombo, mengatakan bahwa sebelumnya penahanan tersebut telah membuatnya benar-benar ketakutan.

Setelah mengajukan gugatan, pengadilan memutuskan bahwa tidak ada dasar hukum untuk penangkapannya dan mengatakan bahwa dia telah mengalami perlakuan merendahkan oleh beberapa petugas di Sri Lanka. Secara khusus, satu penjaga telah membuat beberapa komentar cabul dan meremehkan secara seksual.

Pemberian kompensasi sebesar 800.000 rupee Sri Lanka, Mahkamah Agung negara tersebut mengatakan bahwa perlakuannya merupakan skandal dan mengerikan dan memutuskan bahwa haknya telah dilanggar. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya