Berita

Banjir di Yunani/BBC

Dunia

Banjir Bandang Lumpuhkan Kota-kota Industri Di Yunani

KAMIS, 16 NOVEMBER 2017 | 08:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Banjir bandang yang terjadi akibat hujan lebat pekan ini menyebabkan setidaknya 15 orang tewas dan 37 lainnya luka-luka. Sebagian besar korban tewas adalah orang tua.

Selain itu, banjir menyebabkan sejumlah kerusakan di pusat-pusat kota di Yunani. Kota-kota industri Mandra, Nea Peramos dan Megara, sebelah barat ibukota Athena, adalah wilayah yang paling parah terkena dampaknya.

Perdana Menteri Alexis Tsipras mendeklarasikan masa berkabung nasional setelah tragedi tersebut. Ia juga berjanji untuk memberikan bantuan kepada korban dan memastikan mereka ditempatkan dengan aman.


Cuaca buruk telah melanda sejumlah wilayah Yunani selama sekitar satu minggu terakhir. Namun hujan lebat yang sangat tinggi beberapa hari terakhir di Yunani menyebabkan terjadinya banjir bandang. Para penduduk terkejut dan tidak siap atas datangnya bencana tersebut.

Pada Rabu sore (15/11), dinas pemadam kebakaran Yunani mengatakan telah menerima lebih dari 600 seruan untuk meminta bantuan dan mengirim hampir 200 petugas pemadam kebakaran di 55 kendaraan ke kota-kota, yang memiliki populasi gabungan dalam puluhan ribu orang.

"Air turun dari gunung, jutaan ton," kata Stavros Fotiou, wakil walikota Nea Peramos.

"Jalan kita hancur total, 1.000 rumah telah tergenang, itu sepertiga dari kota," tambahnya seperti dimuat BBC.

Wakil gubernur daerah tersebut, Yiannis Vassileiou, mengatakan bahwa layanan darurat telah disiapkan untuk cuaca buruk, namun kondisi di lapangan sangat buruk. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya