Berita

Tito Karnavian/Net

Pertahanan

Tito Semangati Jajaran Polri Di Papua Tidak Gentar

RABU, 15 NOVEMBER 2017 | 12:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Gugurnya satu anggota Brimob Polri Brigadir Firman saat tengah melakukan tugas di Kabupaten Mimika, Papua menyisakan luka mendalam bagi Polri dan keluarga yang ditinggalkan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa hal tersebut adalah bagian dari resiko yang harus diterima sebagai prajurit yang melakukan tugas operasi.

Terlebih, saat melakukan tugas operasi di wilayah rawan dengan gejolak keamanan yang sangat tinggi seperti di Papua.


"Saya sangat menyakini bahwa hidup mati kita, termasuk kematian kita semua adalah takdir Allah SWT," ucap Tito usai acara Opening Ceremony Asean Trafic Police Forum (ATPF) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

Pimpinan tertinggi korps Bhayangkara itu juga menyampaikan rasa duka kepada anak buahnya yang gugur dalam tugas, serta akan menaikan pangkat satu tingkat kepada Almarhum Bripka (Anumerta) Firman.

Atas kejadian ini, Tito berpesan kepada seluruh jajaran personel Polri, khususnya yang bertugas di Papua agar tidak gentar dalam menghadapi kelompok-kelompok bersenjata di sana.

"Kepada anggota lain yang bertugas dimana pun berada khususnya di daerah Freeport saat ini jangan kendor, semangat tetap masalah kematian adalah dari Allah SWT," tekannya.

Anggota Brimob Detasemen B Polda Papua Brigadir Firman meninggal dunia setelah diberondong peluru oleh kelompok kriminal bersenjata di Mil 69, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua pada Rabu dinihari (15/11) sekitar pukul 03.50 WIT. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya