Berita

Foto: Net

Dunia

Rusia Beberkan Bukti AS Bantu ISIS, Salah Satunya Diduga Dari Video Game

RABU, 15 NOVEMBER 2017 | 10:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kementerian Pertahanan Rusia memposting bukti mengenai bantuan Amerika Serikat terhadap kelompok militan ISIS dengan merilis sejumlah gambar pekan ini.

Kementerian tersebut mengklaim bahwa gambar tersebut menunjukkan sebuah konvoi ISIS yang meninggalkan sebuah kota di Suriah minggu lalu dibantu oleh pasukan AS.

Namun, salah satu gambar justru menunjukkan cuplikan dari video game simulator AC-130 Gunship Simulator: Special Ops Squadron. Kementerian tersebut mengatakan seorang karyawan secara keliru telah melampirkan foto tersebut.


Beberapa jam kemudian, kementerian tersebut menerbitkan sebuah pernyataan yang diperbarui dengan serangkaian gambar yang berbeda, yang juga dikatakan membuktikan klaim mereka.

Rusia mengklaim bahwa gambar yang mereka miliki merupakan bukti tak terbantahkan bahwa Amerika Serikat memnabtu ISIS untuk memulihkan kemampuan tempur mereka, memindahkan, dan menggunakannya untuk mempromosikan kepentingan Amerika di Timur Tengah.

Rusia menuduh Amerika Serikat bekerja sama dengan ISIS dengan cara menyediakan perlindungan. Pernyataan tersebut juga menuduh koalisi pimpinan Amerika Serikat melakukan operasi udara di wilayah tersebut untuk mengganggu kemungkinan serangan yang dilancarkan Rusia. Pasukan ISIS pun, masih klaim laporan yang sama, kerap menyamar sebagai pejuang SDF yang didukung Amerika Serikat.

"AS benar-benar meliput unit tempur ISIS untuk memulihkan kemampuan tempur mereka, memindahkan, dan menggunakannya untuk mempromosikan kepentingan Amerika di Timur Tengah," pernyataan tersebut menyimpulkan, seperti dimuat BBC.

Namun Amerika Serikat membantah tuduhan tersebut. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya