Berita

Foto: Net

Pertahanan

PPP: Panglima TNI Baru Harus Klop Dengan Jokowi

RABU, 15 NOVEMBER 2017 | 05:29 WIB | LAPORAN:

Kalangan dewan membebaskan Presiden memilih calon Panglima dari angkatan mana pun. Presiden boleh menunjuk dari Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU), ataupun Angkatan Laut (AL).

Anggota Komisi I, Syaifullah Tamliha menjelaskan, yang paling penting Panglima baru nanti klop dengan Presiden sebagai Panglima Tertinggi TNI.

"Komisi I DPR hanya menguji kapabilitas nama yang dipilih. Saat ini, kami menunggu Presiden berkirim surat. Kalau Presiden berkirim surat pada masa sidang ini, (pergantian Panglima TNI) akan dibahas pada masa persidangan selanjutnya,” jelas Tamliha saat dihubungi, Rabu (15/11).


Biasanya, sambung Tamlina, surat yang dikirim Presiden ke DPR berisi dua hal. Pertama, meminta persetujuan pergantian Panglima TNI. Kedua, meminta menyetujui calon Panglima yang diajukan.

"Sesuai ketentuan, enam bulan sebelum masa jabatannya berakhir, Panglima membuat surat pengunduran secara resmi. Surat itu dimaksudkan untuk memberi waktu kepada Presiden untuk menyiapkan pengganti Panglima,” jelas Wakil Ketua Fraksi PPP itu. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya