Berita

Foto: Net

Pertahanan

Polri Tempuh Jalur Persuasif Selesailkan Penyanderaan Di Papua

RABU, 15 NOVEMBER 2017 | 03:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebanyak 1.300 orang di Desa Banti dan Kimberly di Tembagapura, Timika, Papua disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Mabes Polri berupaya melakukan langkah persuasif demi menghindari jatuhnya korban jiwa.

"Polri tetap berharap penyelesaian bisa persuasif tidak ada korban yang jatuh itu prinsipnya," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/11).


Sampai hari ini, sudah seminggu Kelompok Kriminal Bersenjata menyadera ribuan orang di dua Kampung di Timika tersebut.

Polri beralasan, lamanya kasus ini terselesaikan lantaran medan yang sulit dan untuk menuju ke daerah tersebut jalan ditutup.

"Ya memang situasi seperti itu karna akses jalan kesana dipalang. Kemudian warga tidak bisa mengakses keluar," terang Setyo.

Sulitnya menembus wilayah itu saat pemerintah yang mencoba mengirim bantuan pangan karena akses ke lokasi bantuan di putus.

"Pemerintah sudah menyiapkan bahan makanan ada dua kontainer kirim kesana ternyata tidak bisa di akses oleh penduduk setempat," demikian Setyo. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya