Berita

Dunia

Bertemu Secara Pribadi, Raja Mohammed VI Dan Emir Qatar Bahas Masalah Regional

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 | 17:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja Mohammed VI dan Emir Qatar Sheikh Tamim Bin Hamad Al Thani menggelar pertemuan pribadi awal pekan ini untuk membahas hubungan baik kedua negara.

Kedua kepala negara juga membicarakan topik regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama.

Ini adalah kunjungan pertama Raja Mohammed VI di Qatar sejak bulan Juni, ketika beberapa negara Teluk memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, yang memicu krisis diplomatik di seluruh wilayah. Krisis Teluk yang sedang berlangsung memaksa Qatar melawan kuartet tetangganya: Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir.


Sebelum berangkat ke Doha, raja Maroko mengadakan pertemuan dengan Putra Mahkota Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, di Abu Dhabi, di mana dia menghabiskan waktu lima hari sebagai bagian dari kunjungan resmi ke UAE.

Maroko secara tradisional mempertahankan hubungan diplomatik, ekonomi, dan politik yang kuat dengan monarki Teluk. Meskipun komunike yang dikeluarkan oleh kabinet kerajaan pada hari Selasa lalu tidak menentukan apakah kunjungan King ke Abu Dhabi dan Doha akan membahas cara-cara untuk menyelesaikan sengketa Teluk tersebut, para pengamat percaya bahwa mencoba memperbaiki keretakan antara Qatar dan tetangganya di Teluk adalah puncak Raja Agenda Muhammad

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Emir Qatar Sheikh Abdullah bin Hamad Al Thani dan menteri luar negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani.

Penasehat King Mohammed VI Fouad Ali El Himma, Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Maroko Nasser Bourita, dan Direktur Jenderal Studi dan Dokumentasi (DGED) Mohamed Yassine Mansouri juga hadir dalam pertemuan tersebut. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya