Berita

Dunia

Tengahi Krisis Teluk, Raja Maroko Kunjungi Qatar

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 | 16:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja Mohammed VI melakukan kunjungan resmi ke Qatar sejak akhir pekan kemarin. Kedatangannya disambut oleh Emir Qatar, HH Sheikh Tamim Bin Hamad Al Thani di bandara internasional Hamad.

Raja juga disambut oleh Wakil Emir Qatar HH Sheikh Abdullah bin Hamad Al Thani, Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani, Sheikh Joaan Bin Hamad Al Thani, Ketua Pengadilan Emiri, Sheikh Khalid Bin Khalifa Al Thani dan Qatar Duta Besar di Rabat, Abdullah Ben Falah Ben Abdullah Al Dawssari.

Ini adalah pertemuan pertama Raja Mohammed VI ke Qatar sejak awal krisis Teluk yang sedang berlangsung yang mengadu Qatar dengan kuartet negara-negara yang dipimpin oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir.


Sebelum berangkat ke Doha, Raja Maroko mengadakan pertemuan dengan Putra Mahkota Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi di mana dia menghabiskan waktu lima hari sebagai bagian dari kunjungan resmi ke UAE.

Maroko secara tradisional mempertahankan hubungan diplomatik, ekonomi dan politik yang kuat dengan monarki Teluk. Meskipun komunike yang dikeluarkan oleh kabinet kerajaan pada hari Selasa lalu tidak menentukan apakah kunjungan Raja ke Abu Dhabi dan Doha akan melibatkan diskusi mengenai cara-cara untuk mengakhiri krisis Teluk yang sedang berlangsung, para pengamat percaya bahwa mencoba untuk mengakhiri keretakan antara Qatar dan tetangganya di Teluk adalah di antara topik utama dalam agenda kunjungan Raja Mohammed ke Abu Dhabi dan Doha.

Sejak awal krisis Teluk, Maroko menyatakan netralitasnya dan menyatakan kesiapannya untuk menengahi antara berbagai pihak dan membantu mereka mengakhiri keretakan diplomatik yang terjadi. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya