Berita

Twitter/Net

Dunia

Dikritik, Twitter Perpanjang Karakter Tweet

RABU, 08 NOVEMBER 2017 | 07:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu media sosial yang populer di gunakan masyarakat dunia, Twitter berencana untuk meningkatkan jumlah karakter di tweet atau kicauan yang semula hanya 140 karakter menjadi 280 karakter untuk sebagian besar pengguna.

Langkah ini mengikuti sebuah percobaan di antara sekelompok kecil pengguna yang dimulai pada bulan September lalu sebagai tanggapan atas kritik bahwa jumlah karakter di Twitter tidak cukup mudah untuk digunakan.

Langkah ini sekaligus merupakan bagian dari rencana Twitter untuk menarik pengguna baru dan meningkatkan pertumbuhan.


Selama pengujian, hanya 5 persen tweet yang dikirim lebih panjang dari 140 karakter dan hanya 2 persen yang lebih dari 190 karakter. Namun, mereka yang menggunakan tweet dengan karakter lebih banyak mendapatkan lebih banyak pengikut karena ada lebih banyak keterlibatan dan menghabiskan waktu di tweet tersebut.

"Kami melihat ketika orang-orang perlu menggunakan lebih dari 140 karakter, mereka membuat tweet lebih mudah dan lebih sering," tulis Aliza Rosen, manajer produk Twitter.

Namun demikian, penambahan 280 karakter ini tidak akan berlaku untuk tweet yang ditulis dalam bahasa Jepang, Cina dan Korea yang dapat menyampaikan informasi lebih banyak dalam satu karakter.

"Ini mencerminkan tantangan untuk memasukkan pemikiran ke dalam tweet, yang seringkali menghasilkan banyak waktu untuk diedit dan bahkan kadang-kadang mengabaikan tweet sebelum dikirim," kata Rosen seperti dimuat BBC.

Twitter saat ini masih cukup tertinggal dari sosial media lainnya seperti Instagram dan Facebook dilihat dari segi pengguna aktif. Saat ini Twitter memiliki 330 juta pengguna aktif. Sedangkan Instagram memiliki 800 juta pengguna aktif dan Facebook memiliki 2 miliar pengguna aktif. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya