Berita

Prof. Dr. Azyumardi Azra/Net

Dunia

Tiga Tokoh Indonesia Ini Dapat Bintang Jasa Dari Pemerintah Jepang

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 | 07:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Jepang menganugerahkan tiga bintang jasa kepada tiga tokoh Indonesia yang dinilai berjasa dalam meningkatkan hubungan Jepang-Indonesia.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, pemberian Bintang Jasa ini diumukan pada 3 November lalu dan diberikan kepada beberapa warga negara Asing dan warga negara Jepang yang menetap di luar Jepang atas kontribusi positifnya terhadap Jepang.

Ketiga tokoh Indonesia yang mendapat Bintang Jasa itu adalah Prof. Dr. Azyumardi Azra, mantan Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang dinilai memberikan kontribusi dalam pertukaran akademis dan meningkatkan hubungan saling pengertian antara Jepang dan Indonesia. Atas jasanya itu, ia diberi Bintang tanda jasa "The Order of the Rising Sun, Gold and Silver Star".


Tokoh kedua adalah Oloan Pardomuan Siahaan yang merupakan mantan Rektor Universitas Darma Persada Jakarta. Ia dinilai memberikan kontribusi dalam memperkuat hubungan antara Jepang dan Indonesia melalui berbagai kegiatan khususnya dalam pengembangan pendidikan Bahasa Jepang di Indonesia serta berbagai penelitian tentang Jepang. Oleh karena itu, ia diganjar Bintang Jasa "The Order of the Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon".

Tokoh terakhir yang diganjar Bintang Jasa oleh pemerintah Jepang adalah Widianti Kusno Utomo, mantan Anggota Komite Pramuka Internasional. Ia dinilai berjasa dalam memberikan kontribusi dalam memperkuat hubungan antara Jepang dan Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan anak-anak Jepang. Karena itulah, ia diberikan Bintang Jasa "The Order of the Rising Sun, Gold and Silver Rays". [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya