Berita

Gula Rafinasi/Net

Hukum

Alasan Sakit, Bos PT Crown Pratama Mangkir Dari Pemeriksaan Polisi

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 | 16:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktur Utama PT Crown Pratama Benyamin Budiman mangkir dari pemeriksaan Bareskrim Polri.

Sedianya Budiman bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus gula rafinasi di hotel mewah. Namun dirinya memilih untuk menunda pemeriksaan dengan alasan sakit.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya menjelaskan pihaknya telah menerima surat keterangan ketidakhadiran Budiman. Surat keterangan dari Rumah Sakit Omni itu diserahkan tim penasehat hukum Budiman.


"Tentu kita cek kesehatan tersangka tersebut," ujar Agung di Bareskrim, Gambir Jakarta Pusat, Senin (6/11).

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus mengungkap distributor yang menjual gula rafinasi khusus industri kepada hotel bintang lima dan cafe mewah di Jakarta.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sebanyak 20 sak gula rafinasi khusus industri dengan berat total 1 ton.

"Serta 82.500 sachet gula rafinasi yang sudah siap didiatribusikan ke hotel-hotel, selain iti juga ditemukan bungkus kosong kemasan Sachet dengan merek Hotel dan Cafe," kata Agung.

Budiman ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga memegang kendali atas proses pemindahan gula rafinasi dan pengemasan gula rafinasi menjadi gula sachet.

Atas perbuatannya Budiman disangkakan melanggar Pasal 139 jo Pasal 84 dan Pasal 142 jo Pasal 91 UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dan Pasal 62 jo Pasal 8 (1) huruf a UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya