Berita

Pertahanan

Peserta Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017 Resmi Dilepas Ke Jakarta

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 | 07:53 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Komandan Korem 174/ATW Brigjen TNI Asep Setia Gunawan resmi melepas ratusan peserta Ekspedisi NKRI untuk kembali ke Jakarta dengan menggunakan KRI Surabaya 591 di Dermaga Lantamal XI Merauke, kemarin.

Upacara pelepasan yang dihadiri oleh koordinator Ekspedisi NKRI, Kolonel Inf Dwi Anggono; Wadanlantamal XI Merauke, Para Kasi Korem 174/ATW, Kapolres Merauke, Dandim 1707/Merauke, Kadishub,dan Kadis Ops Lanud serta Forkominda Merauke ini menandai telah usainya kegiatan yang dilaksanakan oleh tim Ekspedisi yang telah bertugas di Papua Bagian Selatan.

Kolonel Inf Dwi Anggono menyampaikan bahwa, KRI Surabaya 591 yang dikomandoi Letkol Laut (P) Heru Syamsul Hidayat akan menempuh perjalanan selama 11 hari dan singgah di Pelabuhan Makassar, untuk selanjutnya kembali berlayar menuju ke Jakarta.


Peserta ekspedisi nantinya akan mengikuti upacara penutupan Ekspedisi NKRI  Koridor Papua Selatan 2017 yang dijadwalkan 20 November 2017 di Jakarta, tambah Kolonel Inf Dwi Anggono.

Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017 adalah yang ke-7, di Bukit Barisan 2011, Khatulistiwa 2012, Sulawesi 2013, Maluku dan Maluku Utara 2014, Nusa Tenggara dan Bali 2015, dan Papua Barat 2016.

Kegiatan Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan ini melibatkan 1197  orang peserta dari pusat maupun daerah dari berbagai elemen bangsa, dari TNI, Polri, para Ahli (Peneliti), Mahasiswa (Akademisi), pemda dan masyarakat.

Hasil ekspedisi nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, baik yang menyangkut ilmu pengetahuan maupun untuk mendukung pengambilan kebijakan oleh pemerintah pusat dan daerah.[wid]



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya