Berita

Mardani Maming

Hukum

Ketum Apkasi: Kami Mau KPK Lebih Banyak Pencegahan

JUMAT, 03 NOVEMBER 2017 | 17:56 WIB | LAPORAN:

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (Apkasi) mengajak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerjasama mencegah korupsi di tingkat Kabupaten.

"Kami komunikasi secara sehat dengan KPK karena akhir-akhir ini dari gejolak politik banyak Bupati yang tertangkap. Kita meminta masukan KPK, untuk meminta data regional dan jalan keluarnya seperti apa," kata Ketua Umum Apkasi, Mardani H. Maming, kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (3/11).

Dalam pertemuan itu, kata Mardani, Apkasi diterima oleh dua pimpinan KPK, Saut Situmorang dan Basaria Panjaitan. Salah satu aspirasi yang disampaikan Apkasi adalah meminta KPK melakukan lebih banyak pencegahan agar tidak semakin banyak kepala daerah yang ditangkap.


"Kami mau ada pencegahan dahulu. Komunikasi terlebih dahulu ada di enam regional. Masing-masing meminta saran kepada KPK di setiap enam regional soal mana yang jadi masala," pungkasnya.

Berdasarkan data KPK, telah ada kurang kebih 60 Bupati atau Walikota yang ditangkap KPK sejak 2004 hingga September 2017.

Terakhir, KPK menangkap Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman, pada 25 Oktober 2017. Politikus PDI Perjuangan itu ditangkap karena diduga menerima suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemda Nganjuk. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya