Berita

Foto:RMOL

Hukum

Bersaksi Di Tipikor, Setya Novanto: Ini Fitnah Yang Sangat Kejam

JUMAT, 03 NOVEMBER 2017 | 15:42 WIB | LAPORAN:

. Mantan Ketua Fraksi Partai Golkar DPR yang kini menjabat Ketua DPR, Setya Novanto mengaku tidak mengetahui soal bagi-bagi uang dalam kasus dugaan korupsi pengadaan KTP berbasis elektronik (KTP-el).

"Konon dalam KTP-el ada bagi-bagi uang. Ya wajar aja kalau pengusaha. Tapi dikaitkan dengan lembaga anda?" tanya salah Ketua Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jhon Halasan Butar Butar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (3/11).

"Kami betul-betul tidak mengetahui," jawab Novanto tanpa ekspresi saat menjadi saksi untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.


Mendengar itu, Hakim Jhon seakan tidak langsung percaya, dia terus mencecar ketum Partai Golkar itu dengan soal beberapa saksi yang mengaku bahwa Novanto diduga ikut dalam perputaran uang haram tersebut.

"Ya ini fitnah yang sangat kejam, yang dilakukan pihak-pihak yang selalu menyudutkan saya. Tidak benar," tegas Setnov sapaan akrabnya.

Dari keterangan saksi-saksi di persidangan, Novanto diduga mengetahui soal aliran dana proyek yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun itu.

KPK pernah menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el. Namun status tersangka pudar dengan kemenangannya atas KPK di sidang Praperadilan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya