Berita

PKPI Haris Sudarno/RMOL

Hukum

Mengadu Ke Bawaslu, 4 Ban Mobil Sekjen PKPI Kubu Haris Sudarno Digembosi

KAMIS, 02 NOVEMBER 2017 | 17:12 WIB | LAPORAN:

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) kubu Haris Sudarno, Samuel Samson diteror usai mengikuti sidang pendahuluan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas dugaan kesalahan administrasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal tersebut diungkapkan Kuasa Hukum PKPI, Abdul Lukman Hakim dalam sidang lanjutan yang dipimpin oleh Ketua Bawaslu yang juga sebagai Ketua Majelis Hakim Bawaslu, Abhan di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (2/11).

"Peristiwa ini terjadi kemarin. Sekjen kami bapak Samuel Samson sedang berupaya untuk menjalankan proses hukum atas dugaan pelanggaran administrasi ini, ternyata ada pihak-pihak yang mencoba untuk melakukan teror dengan menggembosi empat ban mobilnya di parkiran yang ada di Bawaslu ini," ungkapnya.


Padahal, lanjutnya, Gedung Bawaslu merupakan salah satu tempat di negeri ini yang memiliki pengamanan yang sangat ketat. Untuk itu, Abdul Lukman Hakim meminta Abhan untuk menindaklanjuti kejadian tersebut dengan mencecar Kesetjenan Bawaslu.

"Mohon kepada yang mulia untuk memberikan atensi. Mungkin juga bisa menyampaikan kepada pihak Sekjen untuk peristiwa itu," tegasnya.

Lebih lanjut pihaknya mengaku sudah melaporkan peristiwa teror itu ke pihak kepolisian. Pihaknya berharap Bawaslu dapat membantu polisi mencari pelaku penggembosan 4 ban mobil tersebut.

"Kami juga sudah membuat laporan kepada polisi dan sudah diterima tadi malam. Saya harap bisa di-backup oleh pihak Bawaslu," demikian Abdul.[san]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya