Berita

(Kiri) Peneliti Setara Institute Sudarto/Net

Pertahanan

Survei Setara: Salah Satu Masjid Di UI Tempat Kelompok Intoleran

KAMIS, 02 NOVEMBER 2017 | 05:44 WIB | LAPORAN:

Penelitian Setara Institute mengungkapan Kota Depok dan Bogor menjadi tempat perkembangan gerakan atau paham radikalisme.

Peneliti Setara Institute Sudarto menjelaskan sepanjang Juli hingga Oktober 2017, dirinya melakukan penelitian ke sejumlah pesantren, masjid hingga universitas di Depok. Bahkan untuk bisa masuk lebih dalam, Sudarto mengaku harus mengenakan pakaian yang biasa digunakan komunitas pengajian dan memanjangkan jengotnya.

"Ada beberapa pengajian yang mengatakan kegiatan hanya untuk internal, supaya bisa masuk, saya memakai celana cingkrang," ujarnya saat diskusi di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (1/11).


Lebih lanjut, dalam penelusurannya masjid yang berada di lokasi perumahan dan kampus dinilai menjadi sarang radikalisme dan intoleransi, dari sana jugalah dirinya mendapatkan adanya kelompok masyarakat di Depok yang menanamkan kebencian pada kelompok lain. Salah satunya ia temukan di salah satu Masjid Ukhuwah Islamiyah di Universitas Indonesia.

"Mereka anggap sebagai musuh-musuh Islam seperti Ahmadiyah, Syiah, Komunisme, Jaringan Islam Liberal serta lesbian, gay, biseksual dan transgender," ujarnya.

Berdasarkan penelitian tersebut, tercatat ada 529 masjid dan 927 musala di Depok. Jumlah itu terdiri dari masjid pemerintah atau BUMN, masjid donasi individu, masjid umum di perumahan dan masjid kampus. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya