Berita

Chairuman Harahap/Net

Hukum

CH Kembali Bersaksi Dalam Kasus KTP-El

SELASA, 31 OKTOBER 2017 | 11:26 WIB | LAPORAN:

. Penyidik KPK kembali memanggil mantan Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Chairuman Harahap (CH).

CH akan dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka korupsi KTP Elektronik, Anang Sugiana Sudihardjo.

"Hari ini penyidik menjadwalkan hanya satu orang saksi dalam kasus KTP-El dengan tersangka ASS," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (31/10).


CH tiba di gedung KPK sekitar 10.12 WIB dan langsung masuk ke lobi, menghampiri meja registrasi. Kemudian ketua Komisi II periode 2009-2014 itu duduk di ruang tunggu dan tak lama berselang naik ke ruang pemeriksaan KPK di lantai 2.

Nama CH sempat disebut-sebut menerima uang korupsi proyek KTP-El. Hal itu diungkapkan mantan Ketua Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin, 3 April 2017 lalu.

Menurut Nazar, CH selalu meminta uang proyek tersebut kepada anggota Komisi II DPR Mustoko Weni. Selain itu, CH juga disebut pernah meminta langsung uang proyek itu kepada pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Namun pernyataan itu dibantah CH saat menjadi saksi di pengadilan Tipikor untuk terdakwa Andi Narogong pada 11 September 2017 silam. Mantan Kajari Sumut itu menolak disebut pernah menerima uang proyek KTP-el.

Namun, CH mengaku kepada majelis hakim bahwa ia pernah tiga kali bertemu dengan Andi Narogong di Gedung DPR. Menurutnya, ketika itu ia pertama kali dikenalkan Andi oleh Setya Novanto, ketua Fraksi Golkar DPR saat itu. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya