Berita

Foto: Humas MPR RI

Dengar Keluhan Nelayan, Ketua MPR Dukung Modernisasi Manajemen Penjualan

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 21:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Waktu di Banda Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dimanfaatkan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, untuk dialog bersama nelayan dan penjual Ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Samudera Lampulo.

Kedatangan Zulkifli Hasan disambut Ketua Asosiasi Pedagang Ikan, Suherman, dan Koordinator Komunitas Nelayan Aceh, Abu Bakar.

Kepada Zulkifli, Abu Bakar meminta dukungan percepatan pembangunan TPI Samudera Lampulo. Tersendatnya pembangunan berimbas pada arus masuk ikan ke pelelangan.


“Karena terlalu lama akhirnya ikan mulai busuk dan harga turun. Mohon Pak Ketua bisa bantu agar manajemen hulu dan hilir bisa diperbaiki," ungkap Abu Bakar.

Sementara, Ketua Asosiasi Pedagang Ikan, Suherman, mengeluhkan tidak ada atap di sekitar tempat pembongkaran ikan.

"Kami masih menangkap dan menjual dengan cara tradisional sehingga taraf hidup nelayan belum juga membaik karena kualitas tangkapan juga jelek," akunya.

Menanggapi kisah nelayan dan pedagang ikan, Zulkifli Hasan mendukung penuh modernisasi manajemen penangkapan sampai penjualan ikan di seluruh Indonesia

"Karena masih tradisional, akibatnya saat dibongkar ikan akan gampang mengalami kerusakan karena terkena sinar matahari langsung. Kita butuh perbaikan manajemen yang profesional dan modern," ujarnya.

Dia menjanjikan hal ini bakal menjadi perhatiannya sebagai wakil rakyat. Apalagi, sesungguhnya tidak terlalu sulit untuk merealisasikan modernisasi dunia perikanan nasional asalkan ada kepedulian dari pemerintah. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya