Berita

Zulkifli Hasan/Net

Jangan Sampai Merah Putih Koyak Karena Pengkotak-kotakkan

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 16:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan kembali menegaskan penolakannya terhadap upaya pengkotak-kotakkan di tengah masyarakat.

"Sekarang di media sosial masif sekali upaya pengkotak-kotakkan di tengah kita. Karena beda pilihan dalam pilkada, dianggap anti Pancasila. Karena tolak Perppu Ormas dianggap tidak pro kebhinnekaan. Ini jelas salah," kata Zulkifli saat menyampaikan Orasi Kebangsaan di hadapan Ribuan Ibu-ibu Anggota Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) dan Majelis Ta'lim se Provinsi Aceh, Senin (30/10).

Ketua umum PAN ini menyampaikan kembali bahwa Pancasila adalah perilaku yang mempersatukan, bukan memecah belah.


"Pancasila itu perilaku yang merangkul yang beda bukan memukul. Jangan sampai Merah Putih kita koyak karena pengkotak-kotakkan ini," ujar Zulkifli.

Bersama masyarakat Aceh, dia mengajak kaum perempuan dan ibu-ibu untuk menjadi perekat kebhinnekaan dengan menjahit kembali Merah Putih.

"Masyarakat Aceh itu teladan persatuan dan keberagaman. Semoga dari Serambi Mekah pesan persatuan ini bisa sampai di seluruh nusantara," ungkapnya.

Zulkifli sebelumnya membuka rangkaian acara Pekan Ilmiah Akuntansi ke 25 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsyiah. Dia mengajak mahasiswa untuk bersyukur karena Indonesia memiliki Pancasila.

"Kita bersyukur generasi muda memiliki Pancasila yang mempersatukan. Jadi mari sudahi bicara perbedaan karena itu sudah selesai sejak 72 tahun lalu," tutupnya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya