Berita

RMOL

Hukum

Peringati 200 Hari Teror Novel, Pegawai KPK Kenakan Pita Hitam

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 12:50 WIB | LAPORAN:

Jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober dengan upacara bendera di halaman Gedung KPK, Jakarta, Senin pagi (20/10).

Kegiatan itu juga dimanfaatkan sebagai ajang bersama mendoakan penyidik senior Novel Baswedan yang masih menjalani perawatan mata di Singapura.

"Tadi kita memang mendoakan kesembuhan Mas Novel. Karena hari ini bertepatan dengan 200 hari (teror terhadap Novel). Kita berharap semoga penyerangnya bisa ditemukan," kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif.


Saat upacara, seluruh pegawai KPK mengenakan pita hitam yang diikat di bagian lengan. Menurut Laode, hal itu spontan dilakukan para pegawai sebagai bentuk keprihatinan atas masih buramnya kasus penyerangan Novel.

"Itu wadah pegawai secara spontan untuk memperingati 200 hari karena sampai sekarang belum ditemukan penyerangnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa ditemukan," tutur Laode.

Dalam kesempatan itu, Laode menuturkan bahwa semangat Sumpah Pemuda masih sangat relevan hingga saat ini. Hal itu agar masyarakat tidak tersekat oleh kesukuan, keagamaan, dan rasisme lain.

"Persatuan Indonesia masih satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. Itu pertama. Kedua, semangat kemerdekaan dan mempersatukan Indonesia untuk menghilangkan kemiskinan dan semua ekses-ekses yang jelek dari penjajahan," papar Laode.

"Saya pikir semangat itu masih relevan sampai sekarang khususnya untuk insan-insan KPK. Karena sekarang itu lawan kita Indonesia itu 40-an juta masih di bawah garis kemiskinan, korupsi masih sangat banyak. Sehingga semangat untuk bersatu, kompak seluruh negeri untuk memberantas itu masih sangat perlu dilakukan," imbuhnya. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya